DPRD Jawa Barat mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk membuka kembali akses gerbang Tol Padaleunyi KM 151 serta memperpanjang jam operasional gerbang Tol KM 149. Langkah itu dinilai penting untuk mengurai kemacetan yang hampir selalu terjadi saat Persib Bandung bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Pembukaan akses Tol KM 151 dan optimalisasi gerbang Tol KM 149 disebut bisa menjadi solusi cepat untuk memecah konsentrasi kendaraan yang selama ini bertumpuk di kawasan Gedebage dan akses menuju GBLA.
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Zaini Shofari mengatakan persoalan kemacetan saat pertandingan Persib tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak. Menurutnya, seluruh fasilitas transportasi dan akses publik harus diselaraskan dengan jadwal pertandingan.
"Harus sinergis dengan kebutuhan masyarakat. Contoh, Persib main malam hari, fasilitas umum yang digunakan itu harus sinergis dengan jadwal. Whoosh itu habis jam 21.00, sedangkan pertandingan normalnya kan jam 20.45," ucap Zaini, Sabtu (5/9/2026).
Menurut Zaini, persoalan jadwal operasional transportasi menjadi penting karena suporter membutuhkan waktu untuk keluar dari kawasan stadion setelah pertandingan berakhir.
"Sedangkan perjalanan dari stadion ke Whoosh itu hampir dipastikan tidak mungkin 10 menit gitu. Paling cepat itu 15 menit ya kan? Karena keluar dari area stadionnya, jalan ke area parkiran itu makan waktu paling cepat 15 menit. Itu salah satunya," katanya.
Simak Video "Video: Persib Bandung Juara 3 Musim Beruntun!"
(bba/mso)