Akses Tol KM 149 dan KM 151 Gedebage yang berada di Jalan SOR GBLA terbengkalai. Akses jalan menuju kawasan Bandung Timur ini sudah lama tidak digunakan. Saat ini, warga yang hendak menggunakan jalan tol menuju kawasan Bandung Timur hanya dapat menggunakan akses Tol Summarecon.
detikJabar meninjau langsung Exit Tol KM 149, cat marka jalan masih tampak jelas berwarna putih karena jarang dilindas ban mobil. Begitu pun kondisi aspal jalan yang masih mulus. Namun, Gardu Tol Otomatis (GTO) sudah tidak ada di lokasi tersebut.
Selain itu, batas antara ruas Jalan Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) dengan exit tol ini disekat oleh pagar besi. Akibatnya, warga yang ingin keluar langsung ke Jalan SOR GBLA harus terlebih dahulu naik ke jalan layang menuju Exit Tol Summarecon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, untuk batas ruas exit tol dan Jalan SOR GBLA, kini dibatasi dengan menggunakan water barrier.
Salah satu warga, Dindin (45), menyayangkan akses jalan tol tersebut dibiarkan terbengkalai begitu saja.
"Bikin ini kan pakai uang dan juga perencanaan. Ini tidak murah, kalau dibiarkan bisa tambah rusak," katanya kepada detikJabar, Rabu (4/2/2026).
Dindin menyebut, seharusnya exit tol ini diaktifkan agar warga yang hendak menuju ke Gedebage memiliki pilihan akses jalan yang lebih banyak.
"Ya kan buat jalan ini tuh buat memudahkan masyarakat. Jadi ada pilihan nggak semuanya ke Summarecon," ujarnya.
Penampakan Exit Tol KM 150 Gedebage saat ini (Foto: Wisma Putra/detikJabar). |
GT KM 151 Gedebage Juga Terbengkalai
Tak hanya fasilitas di Exit Tol KM 149 yang keluar ke Jalan SOR GBLA, akses masuk Gerbang Tol (GT) KM 151 yang berada di Jalan SOR GBLA juga terpantau terbengkalai.
Sama seperti titik sebelumnya, cat marka dan aspal jalan di lokasi ini masih dalam kondisi bagus. Begitu pun dengan GTO yang sudah tidak tersedia.
Agar tidak ada kendaraan yang nekat masuk, water barrier dan pembatas jalan dari beton dipasang di lokasi tersebut.
Warga lainnya, Maulana (36), juga menyayangkan fasilitas tol itu dibiarkan terbengkalai. "Sayang sekali dibiarkan seperti ini," ujarnya.
Selain itu, tembok pembatas antara jalan tol dan Jalan SOR GBLA kini menjadi sasaran vandalisme. Tak hanya itu, rumput liar dan tanaman merambat juga mulai memenuhi area akses tol ini.
Maulana menilai, jika GT KM 151 diaktivasi kembali, warga yang hendak menuju ke arah Cileunyi tidak harus berputar jauh ke Buahbatu via Tol Summarecon.
"Dari sini ke Cileunyi jadi jauh, padahal ini fasilitasnya ada. Semoga segera diaktivasi kembali," tambahnya.
Seperti diketahui, dua akses itu sempat dioperasikan sementara pada tahun 2024 lalu dan digunakan khusus untuk pengguna jalan dengan kendaraan golongan 1 non-bus dan non-truk.
Simak Video "Video: Raih detikcom Awards, Jasa Marga Akan Kembangkan Kualitas Jalan Tol"
[Gambas:Video 20detik]
(wip/mso)












































