Mentan & Bupati Subang Tinjau PM-AAS, Panen Naik 2 Kali Lipat

Mentan & Bupati Subang Tinjau PM-AAS, Panen Naik 2 Kali Lipat

Dian Firmansyah - detikJabar
Rabu, 02 Sep 2026 15:19 WIB
Bupati Subang dampingi Menteri Pertanian
Bupati Subang dampingi Menteri Pertanian (Foto: Istimewa).
Subang -

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR, mendampingi Menteri Pertanian Republik Indonesia dalam kunjungan kerja ke Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Sukamandi, Kecamatan Ciasem, pada Rabu (02/09/2026).

Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, melaksanakan peninjauan lahan padi dengan metode tanam Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) di BRMP Sukamandi, Kabupaten Subang.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengungkapkan bahwa metode PM-AAS dapat meningkatkan produktivitas padi per hektare secara signifikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Metode ini meningkatkan populasi, dari yang sebelumnya 360 ribu rumpun menjadi 800 ribu sampai satu juta," ujar Amran, Selasa (02/08/2026).

Menurutnya, pada penanaman dengan metode konvensional, para petani hanya menanam sekitar 360 ribu rumpun per hektare, sedangkan dengan metode PM-AAS jumlahnya dapat mencapai 800 ribu hingga satu juta rumpun.

ADVERTISEMENT

"Satu rumpun itu menghasilkan 13-15 gram. Kalau dikalikan 800 ribu atau 1 juta, maka hasilnya dapat kelihatan," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa dengan menggunakan metode PM-AAS, produktivitas padi di sejumlah wilayah dapat meningkat dari rata-rata 5-6 ton menjadi 11-12 ton per hektare.

"Ini meningkatkan dua kali lipat, yang biasanya 5 ton bisa berproduksi 11-12 ton per hektare," terangnya.

Sementara itu, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey, menyampaikan bahwa penerapan metode PM-AAS akan didorong untuk diterapkan secara lebih luas di Kabupaten Subang, khususnya pada lahan-lahan sawah baru yang merupakan lahan eks galian tanah merah.

"Insyaallah, ke depannya akan diterapkan secara keseluruhan di Kabupaten Subang, karena kita ada cetak sawah baru dari galian-galian tanah merah. Insyaallah ke depannya akan kita tanami dengan bibit ini, sehingga mudah-mudahan produktivitasnya bisa lebih tinggi," paparnya.

Kang Rey menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Subang akan melakukan sinkronisasi terhadap program PM-AAS bersama Kementerian Pertanian untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan memperkuat peran Subang sebagai salah satu lumbung padi nasional.

"Kita akan sinkronkan dengan Kementerian Pertanian, karena kita (Kabupaten Subang) juga merupakan lumbung padi nasional." tuturnya.

Terkait dengan produktivitas padi di wilayahnya, Kang Rey menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Subang terus mendorong agar lahan pertanian di seluruh wilayah tersebut dapat panen hingga dua kali dalam setahun.

"Kita sedang mengupayakan seluruh daerah produktivitas panennya bisa 2 kali panen, dan Kabupaten Subang menyumbangkan 1 juta ton per tahunnya untuk ketahanan pangan nasional." jelasnya.

Selanjutnya, Kang Rey turut mendampingi Menteri Pertanian Amran dalam meresmikan Pusat Produksi Benih Sumber Padi BRMP Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang berlokasi di Kompleks BRMP Kementerian Pertanian, Sukamandi.

Selain itu, Kang Rey bersama Menteri Pertanian turut menyalurkan bantuan pangan komoditas beras alokasi Juli, Agustus, September 2026 kepada masyarakat di Desa Ciasem Girang.

Turut hadir mendampingi dalam agenda tersebut, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta Camat Ciasem.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Rasakan Pengalaman Seru Menikmati Panorama Alam di Air Terjun Cipondok, Subang "
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads