Misteri Hilangnya Kalung Senilai Rp 71 M Milik Ratu Mesir

Kabar Internasional

Misteri Hilangnya Kalung Senilai Rp 71 M Milik Ratu Mesir

Femi Diah - detikJabar
Selasa, 01 Sep 2026 22:30 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi pencuri. (Foto: Agung Pambudhy/ detikFoto)
Jakarta -

Dunia internasional dihebohkan dengan aksi pencurian spektakuler di Museum Seni Terapan (MAK) Wina, Austria. Sebuah kalung mewah bertakhtakan 673 berlian milik mendiang Ratu Mesir raib digondol pencuri dari etalase museum.

Dilansir The Guardian, Selasa (1/9/2026), kepolisian Austria menduga aksi nekat ini dilakukan oleh dua orang pria. Bukan perhiasan sembarangan, kalung platinum 200 karat tersebut bertabur 673 berlian yang memiliki nilai sejarah dan estetika luar biasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalung legendaris ini sebenarnya sedang dipinjamkan untuk dipamerkan di museum tersebut. Sebagai peninggalan keluarga Kerajaan Mesir, perhiasan ini menjadi salah satu daya tarik utama pameran karena nilai historisnya yang tak ternilai.

Pihak Kepolisian Wina bergerak cepat dengan merilis foto-foto tersangka yang terekam kamera pengawas (CCTV) saat perampokan terjadi. Dalam rekaman tersebut, kedua pelaku terlihat sangat berani karena beraksi tanpa mengenakan topeng penutup wajah.

ADVERTISEMENT

Modus yang dijalankan terbilang sangat nekat. Mereka membeli tiket pameran layaknya pengunjung biasa untuk masuk ke dalam museum. Saat jam operasional pada Kamis siang, mereka tiba-tiba menghancurkan etalase kaca menggunakan palu dan langsung melarikan diri membawa kalung berlian tersebut.

"Para pelaku melarikan diri dengan perhiasan tersebut ke arah yang tidak diketahui," pernyataan kepoisian.

Saat ini, petugas kepolisian telah disebar ke seluruh pusat kota dengan mengerahkan anjing pelacak untuk memburu para tersangka. Surat kabar Kronen melaporkan bahwa penyelidik meyakini kedua pria tersebut merupakan "orang suruhan" yang menjalankan kontrak dari sindikat kriminal terorganisir.

Pihak MAK menjelaskan bahwa kalung itu adalah bagian dari pameran perhiasan yang sudah berlangsung sejak Juni, menampilkan lebih dari 300 karya dari desainer ternama Prancis, Van Cleef & Arpels. Beruntung, tidak ada korban luka dalam insiden ini meskipun terdapat beberapa saksi mata di lokasi kejadian.

Jejak Mewah Permaisuri Nazli

Kalung ini bukan sekadar perhiasan mahal. Berdasarkan dokumen pameran, kalung tersebut pernah dimiliki oleh Permaisuri Nazli dari Mesir. Ia mengenakannya dalam momen bersejarah, yakni pernikahan putrinya, Fawzia, dengan putra mahkota Iran kala itu, Mohammad Reza Pahlavi, pada tahun 1939.

Nilai ekonomisnya pun sangat fantastis. Kalung ini tercatat pernah terjual di balai lelang Sotheby's New York pada tahun 2015 silam dengan harga mencapai USD 4,3 juta atau setara Rp 71 miliar.

Pameran di MAK ini sejatinya menyatukan sekitar 200 benda unik dan langka, termasuk koleksi warisan Van Cleef & Arpels yang mencakup sejarah 120 tahun rumah perhiasan asal Paris tersebut.

Buntut dari kejadian ini, agenda tur berpemandu yang dijadwalkan pada Jumat sore langsung dibatalkan. Pameran yang seharusnya berakhir pada 27 September tersebut kini ditutup sementara untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Artikel ini telah tayang di detikTravel

(fem/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads