Tabir identitas dan teka-teki kehidupan wanita bertato naga, macan dan pentagram angka 333 yang ditemukan tewas di pesisir Cisolok, Kabupaten Sukabumi, akhirnya mulai terkuak.
Korban berstatus Mrs X yang sempat menggegerkan warga tersebut dipastikan merupakan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sempat telantar di kawasan Palabuhanratu hingga Cisolok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepastian tersebut didapat setelah Tim Inafis Satreskrim Polres Sukabumi melakukan pencocokan data fisik jenazah dengan rekaman serta kesaksian perawat yang sempat merawat korban sebelum meninggal dunia.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana membenarkan adanya kesesuaian ciri-ciri antara ODGJ yang sempat ditangani tim medis di Cikakak dengan jasad perempuan yang terdampar di Pantai Kesik Lega pada Jumat (28/8/2026).
"Betul, informasi dan hasil penelusuran dari tim identifikasi memang seperti itu. Ciri-cirinya identik dengan jasad perempuan yang ditemukan pada Jumat pagi kemarin di pesisir Cisolok," ungkap Iptu Dudi Suharyana, Selasa (1/9/2026).
Sebelumnya, fakta ini mencuat dari keterangan Lutfi, seorang perawat Puskesmas Cikakak yang sempat mengobati korban di kawasan Grand Inna Samudra Beach Hotel (SBH) pada Rabu (26/8/2026), dua hari sebelum korban ditemukan tewas.
Lutfi diterjunkan ke lokasi setelah pihak keamanan hotel melaporkan adanya seorang perempuan terlantar yang tergeletak lemas dan mengalami luka di bagian pelipis.
"Awal mulanya ada laporan dari satpam Grand Inna bahwa ada ODGJ sedang sakit dan tidak berdaya dari pagi. Pas dilihat, ada luka robek sedikit di bagian pelipis," tutur Lutfi.
Saat diberikan pertolongan pertama menggunakan peralatan P3K, korban sempat merespons singkat bahwa luka di wajahnya terjadi akibat terjatuh. Setelah diobati, korban yang mengenakan celana pendek, jaket, tas selempang, serta cincin di jarinya itu kembali berjalan kaki menyusuri jalan raya menuju arah Cisolok.
Jejak tersebut bersambung dengan kesaksian warga yang sempat melihat korban melintas membawa kantong kresek di sekitar SPBU Cisolok, sebelum akhirnya ditemukan tewas mengambang di bibir pantai.
Polisi juga memastikan tidak menemukan adanya indikasi tindak kekerasan maupun unsur pidana pada tubuh korban.
Kini, jasad wanita berstatus Mrs X dengan ciri khas tato pentagram 333 di kaki, rajahan harimau-naga di punggung, serta rantai perut berbandul batu akik itu telah dimakamkan di TPU Batu Sapi oleh petugas RSUD Palabuhanratu karena tidak kunjung ada pihak keluarga yang datang menjemput.
(sya/sud)
