Misteri Sumur Ritual 2.500 Tahun di Italia: Ada Kerangka Manusia

Kabar Internasional

Misteri Sumur Ritual 2.500 Tahun di Italia: Ada Kerangka Manusia

Rachmatunisa - detikJabar
Selasa, 01 Sep 2026 15:00 WIB
Penemuan arkeologi
Penemuan arkeologi (Foto: University of Bologna).
Bandung -

Sebuah sumur misterius berusia sekitar 2.500 tahun baru saja ditemukan di situs kota kuno Kainua, dekat Bologna, Italia. Temuan ini seketika menjadi sorotan dunia arkeologi, bukan hanya karena usianya yang sangat tua, melainkan karena isi di dasar sumurnya yang tak lazim, patung perunggu, piring langka, hingga kerangka manusia.

Penemuan luar biasa ini merupakan bagian dari proyek penggalian ke-39 Universitas Bologna di Kainua. Lokasi sumur tersebut berada di kawasan sakral yang didedikasikan untuk Uni, dewi bangsa Etruria yang melambangkan sosok perempuan, pernikahan, kelahiran, hingga pertumbuhan.

Bagi para arkeolog, isi sumur ini menjadi kunci penting untuk memahami cara masyarakat Etruria memuliakan air. Bagi mereka, air bukan sekadar kebutuhan konsumsi semata, melainkan elemen sakral dalam ritual keagamaan dan simbol berdirinya sebuah kota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di dasar sumur, tim menemukan dua patung perempuan berbahan perunggu dalam kondisi terfragmentasi. Para ahli menduga patung-patung ini sengaja dipecahkan sebagai bagian dari ritual tertentu. Selain itu, ditemukan juga sebuah piring perunggu yang sangat langka.

Secara bentuk, piring tersebut mirip dengan keramik yang biasa digunakan warga Etruria kala itu. Namun, ini adalah pertama kalinya ditemukan piring dengan desain serupa yang terbuat dari perunggu, sebuah temuan yang sangat istimewa bagi catatan sejarah.

Uniknya, meski sudah terkubur ribuan tahun, benda-benda perunggu tersebut masih mempertahankan kilau aslinya. Rahasianya terletak pada kondisi lingkungan di dalam sumur yang rendah oksigen. Karena terendam air tanpa banyak oksigen, proses korosi atau pengaratan berjalan sangat lambat.

Kondisi alamiah inilah yang mengawetkan permukaan logam hingga tetap cantik selama milenia. Ironisnya, air yang dulu digunakan sebagai bagian dari ritual justru menjadi pelindung alami bagi artefak-artefak berharga tersebut.

Elisabetta Govi, profesor arkeologi Universitas Bologna yang memimpin penggalian, menjelaskan bahwa keberadaan benda-benda ini di kawasan sakral membuktikan fungsi sumur yang jauh lebih dalam dari sekadar sumber air bersih.

"Apa yang ditemukan di dalam sumur membuat kami berpikir bahwa ini adalah sumur ritual. Artinya, sumur ini memiliki fungsi khusus, bukan hanya untuk mengumpulkan air, tetapi juga berkaitan dengan upacara dan kehidupan keagamaan di sekitar tempat suci Dewi Uni," ujarnya seperti dikutip dari The Daily Galaxy.

Para peneliti memperkirakan sumur ini dibangun antara akhir abad ke-6 hingga awal abad ke-5 SM, periode yang sama dengan berdirinya Kainua sebagai kota Etruria. Patung dan piring perunggu itu diduga kuat merupakan persembahan nazar saat sumur pertama kali difungsikan.

Material perunggu sendiri memiliki makna filosofis bagi masyarakat Etruria. Perpaduan tembaga dan timah dalam perunggu dianggap melambangkan proses kelahiran dan kehidupan. Makna ini sangat selaras dengan Dewi Uni yang dipuja sebagai dewi kesuburan dan pertumbuhan.

Namun, bagian paling mengejutkan adalah ditemukannya kerangka dua orang dewasa, yakni seorang pria dan seorang wanita. Arkeolog menduga keberadaan jenazah ini berkaitan dengan ritual penutupan sumur saat tempat tersebut tidak lagi digunakan.

Seolah memiliki dua babak cerita, sumur ini dibuka dengan persembahan perunggu yang indah dan ditutup dengan penempatan jenazah manusia. Meski begitu, tim peneliti belum berani menyimpulkan bahwa keduanya adalah korban tumbal atau persembahan manusia.

Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan akibat pengorbanan. Untuk mengungkap tabir misteri ini, analisis lebih lanjut seperti tes DNA dan penanggalan karbon-14 akan segera dilakukan guna mengetahui identitas asli kedua individu tersebut.

"Semuanya berpadu untuk menceritakan kisah ritual yang berpusat pada unsur perempuan," sebut Govi.

Artikel ini sudah tayang di detikInet, baca selengkapnya di sini.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Polisi Tangkap 6 Tersangka Baru Kasus Penjualan Bayi ke Singapura"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads