Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi hadir dalam Konferensi Pers Pengungkapan Tindak Pidana Kejahatan Jalanan dan Peredaran/Penyalahgunaan Narkotika, Senin (31/08/2026) di Aula Patriatama, Mapolres Subang.
Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto menuturkan konferensi pers kali ini adalah hasil dari Libas Lodaya 2026 dan pengungkapan penyalahgunaan serta peredaran obat-obatan terlarang oleh Satreskrim dan Satresnarkoba Polres Subang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pelaksanaan Operasi Libas Lodaya 2026, Polres Subang berfokus pada kejahatan jalanan, pencurian kendaraan bermotor, dan pencurian dengan kekerasan, di antaranya curanmor di Kecamatan Patokbeusi, curanmor di Talagasunda, pencurian dengan kekerasan di Alfamart Jalan Otista Subang, dan pencurian disertai pemerasan di Kecamatan Pamanukan dengan 7 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Dalam pengungkapan penyalahgunaan serta peredaran obat-obatan terlarang, Polres Subang berhasil mengungkap 11 kasus dalam kurun 18 hari dengan 14 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Kasusnya terdiri dari penyalahgunaan sabu-sabu, penyalahgunaan obat-obatan sediaan farmasi, dan penyalahgunaan tembakau sintetis.
AKBP Andi mengajak masyarakat agar melaporkan segala hal yang mencurigakan di lingkungan karena tanpa peran masyarakat Polres Subang tidak dapat bekerja maksimal.
"Seluruh masyarakat Kabupaten Subang selalu bisa berkontribusi terkait kejahatan, karena tanpa bantuan masyarakat kami tidak bisa bekerja secara maksimal, informasi sekecil apapun sangat berharga," kata Andi, Senin (31/08/2026).
AKBP Andi menegaskan, tidak ada ruang bagi kejahatan di Kabupaten Subang. "Tidak ada ruang untuk pelaku kejahatan dan peredaran narkotika jenis apapun di Kabupaten Subang," tegasnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey mengapresiasi kinerja Polres Subang di bawah komando AKBP Andi yang belum genap dua bulan menjabat telah beberapa kali mengungkap kasus peredaran narkoba dan kejahatan jalanan di Kabupaten Subang yang sejatinya saling berkaitan.
"Baru satu bulan bertugas, tapi alhamdulillah, gebrakannya sudah bertubi-tubi. Sudah beberapa kali rilis dan penangkapan khususnya narkoba maupun kekerasan di Kabupaten Subang. Alhamdulillah, hari ini saya senang karena yang disikat dari hulu ke hilir. Dari narkoba hingga curanmor dan kekerasan," ungkap Bupati Subang.
Kang Rey menuturkan saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Subang tengah berbenah agar keamanan masyarakat semakin terjamin, salah satunya dengan rencana pemasangan CCTV di daerah rawan.
"Di 2027 ini saya akan siapkan CCTV di daerah rawan kekerasan atau pembegalan. CCTV akan terintegrasi dengan Polres Subang," jelasnya.
Kang Rey menegaskan rilis pers yang turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Subang dan perwakilan seluruh Forkopimda Subang tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Kabupaten Subang.
"Komitmen kita bersama Forkopimda Kabupaten Subang untuk berbenah. Perang dengan narkoba, perang dengan pembegalan karena kepentingan kita sama, yaitu agar masyarakat Kabupaten Subang merasa aman di Kabupaten Subang," tegasnya.
Selain kepada masyarakat, Kang Rey juga berpesan kepada ASN Kabupaten Subang agar tidak sekali-kali berurusan dengan obat-obatan terlarang, judi online, maupun tindak kriminal lain karena tidak ada toleransi bagi siapa pun.
"Mau apapun jenisnya, kita akan ajukan pemberhentian ke kepegawaian. Saya sudah bentuk Satgas untuk mengecek ASN yang terlibat judol atau narkoba, termasuk ASN terindikasi penipuan," tegas Kang Rey.
Terakhir, Kang Rey menegaskan akan terus membenahi seluruh aspek di Kabupaten Subang terutama aspek pendidikan agar mampu mencetak generasi berkualitas agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
"Ini PR Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dan Pemprov, bagaimana pendidikan harus bisa betul-betul mengubah karakter seseorang," tutup Kang Rey.
Pada kesempatan tersebut Kang Rey bersama Kapolres Subang dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Subang serta perwakilan Forkopimda, juga menyempatkan berbincang dengan beberapa korban tindak pidana kekerasan.
(orb/orb)
