Si jago merah mengamuk dan melalap tiga unit kios di Jalan Pelabuhan II, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Sabtu (29/8/2026) siang. Kebakaran hebat yang diduga dipicu arus pendek listrik tersebut menyebabkan kerugian materi ditaksir mencapai Rp100 juta.
Api secara cepat membesar dan membakar tiga tempat usaha yang berdiri berdampingan, yakni kios rumah makan, kios tahu krispi, serta kios konter ponsel.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengatakan insiden kebakaran ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar bernama Deden Taryadi (69). Saat itu, saksi sempat mendengar suara aneh dari arah bangunan sebelum melihat kepulan asap tebal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut informasi dari saksi di lokasi, ia sempat mendengar suara seperti ranting patah. Ketika diperiksa, ternyata asap tebal sudah mengepul hebat dari kios tahu krispi," ujar Yoseph, Sabtu (29/8/2026).
Melihat amukan api yang cepat membesar di lahan seluas 138 meter persegi tersebut, warga segera melapor ke pihak terkait. Petugas gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api dan melakukan penanganan cepat.
Yoseph menjelaskan, penyebab sementara kebakaran tersebut diduga kuat akibat korsleting listrik pada salah satu kios. "Dugaan sementara karena adanya korsleting listrik milik pelanggan di salah satu kios," terang Yoseph.
Selain meludeskan tiga kios, kobaran api sempat mengancam satu unit bangunan rumah milik warga bernama Yeti Hermawati (69) yang dihuni 1 KK dengan 4 jiwa. Beruntung, amukan si jago merah berhasil disekat oleh petugas sehingga tidak sampai meluas ke pemukiman penduduk.
"Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi dalam kejadian ini. Namun, korban membutuhkan bantuan mendesak berupa terpal, hygiene kit, dan perlengkapan tidur," tambah Yoseph.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah petugas Damkar dan BPBD melakukan pendinginan di lokasi. Saat ini, lokasi kejadian telah dipasang garis pengaman dan dipastikan aman dari potensi munculnya titik api susulan.
(sud/sud)
