Sekelompok ormas dari Front Persaudaraan Islam (FPI) menggelar aksi damai 'Bela Al-Quran' di depan gudang distribusi miras yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (28/8/2026).
Aksi demonstrasi ini menutup sebagian akses jalan dan juga mendapatkan penjagaan ketat dari pihak kepolisian.
Salah seorang orator, menyampaikan keprihatinannya dengan peredaran miras di Kota Bandung. Dia minta agar gudang miras yang berada di kawasan Buahbatu itu ditutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bawa mirasnya ke dalam, segel sekarang juga," teriak salah satu orator.
Bahkan orator itu juga mengisahkan pengalamannya jika banyak pemuda yang tewas akibat miras.
"Kita atas nama masyarakat sampaikan aspirasi agar tempat ini ditutup," tegas orator itu.
Buntut Penistaan Al-Quran Jakarta
Perwakilan dari Advokat Persaudaraan Islam Jawa Barat Hendi mengatakan, aksi ini digelar buntut kejadian penistaan ayat suci Al-Quran yang terjadi di Festival Music The Sound Project di Jakarta belum lama ini.
"Merespons insiden penistaan Al-Quran di Jakarta beberapa waktu lalu oleh pihak tak bertanggung jawab," ujarnya.
Pihaknya meminta, agar polisi menutup gudang tersebut.
"Menuntut manajemen untuk menutup perusahaan pendistribusian tersebut karena dianggap merusak generasi muda," tegasnya.
(wip/yum)
