Ceceran butiran hitam kecokelatan diduga limbah oil spill di Pantai Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, kini dalam penanganan. Bupati Karawang Aep Syaepuloh menginstruksikan langkah cepat tanggap untuk menangani peristiwa tersebut.
"Pemerintah daerah dalam hal ini telag menegaskan bahwa penanganan harus segera dilakukan tanpa menunggu proses yang berlarut-larut, termasuk kepastian sumber atau status kepemilikan limbah tersebut," kata Aep saat dihubungi detikJabar, Kamis (27/8/2026).
Aep menekankan agar pemulihan lingkungan ini menjadi prioritas utama supaya dampak pencemaran tidak semakin meluas. "Saya juga telah meminta seluruh pihak terkait untuk melakukan aksi pembersihan di lokasi agar mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah," kata dia.
Sebab, kata Aep, keterlambatan penanganan bisa berdampak langsung pada kehidupan masyarakat pesisir, terutama para nelayan yang menggantungkan mata pencaharian dari laut.
"Berdasarkan pendataan awal di lapangan, saya dapat laporan bahwa ceceran limbah diduga minyak mentah tersebut telah mencemari garis pantai sepanjang 600-800 meter di wilayah Cemarajaya, dan ini berpotensi mengganggu ekosistem laut dan aktivitas warga di sekitar pantai," ungkapnya.
Simak Video "Berendam Nikmat di Kolam Air Panas ala Jepang di Hotel di Karawang"
(mso/mso)