Aep Saepudin (44), nelayan yang menjadi korban penusukan di Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu, menceritakan detik-detik mengerikan saat dirinya dihujani tikaman senjata tajam secara membabi buta pada Rabu (26/8/2026) malam.
Saat ditemui di ruang perawatan RSUD Palabuhanratu, Aep yang masih terbaring lemah dengan selang oksigen menuturkan bahwa serangan brutal itu terjadi tepat saat dirinya tengah terlelap melepas penat usai seharian melaut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku baru pulang dari laut, terus istirahat gelepakan di dermaga karena lelah. Pas lagi tertidur pulas, dia (pelaku) tiba-tiba datang langsung nusuk," ungkap Aep yang sehari-hari bekerja sebagai awak perahu nelayan payang 'Delima 1' tersebut.
Aep mengaku tidak menyadari secara persis kedatangan pelaku. Rasa sakit mendadak menjalar hebat di bagian depan tubuhnya hingga membuatnya tersentak bangun.
"Awalnya nggak kerasa pas ditusuk, pas bangun baru kerasa sakit luar biasa di bagian perut dan dada depan. Malah yang luka tusuk di bagian belakang baru ketahuan pas sudah sampai di rumah sakit, karena posisinya ketutup baju dan waktu dievakuasi saya ditidurkan di mobil polisi," tuturnya.
Aksi penyerangan tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) di lokasi sekitar pukul 22.27 WIB. Dalam rekaman video, terlihat korban tengah berbaring santai beralaskan terpal di pelataran kios berpintu gulung (rolling door) hijau bersama rekan-rekannya.
Secara mendadak, pelaku berkaus gelap muncul dari arah kiri dan langsung menubruk tubuh Aep. Dari rekaman CCTV, Aep tampak meronta dan bergulingan di lantai dermaga demi menepis tikaman bertubi-tubi yang dilancarkan pelaku sebelum warga sekitar berhamburan menolongnya.
"Sempat guling-gulingan menghindar, terus langsung ada orang-orang dermaga yang nolongin," kata Aep.
Pria asal Cikembang yang kerap menginap di pelataran dermaga selama musim melaut ini menegaskan sama sekali tidak memiliki masalah pribadi dengan pelaku.
Ia hanya mengenali pelaku sebatas pengasong ikan keliling yang kerap berkeliaran di pelabuhan.
"Nggak kenal dekat, cuma tahu dia suka keliling jualan ikan di dermaga. Tapi malam itu dia lagi nggak jualan," pungkasnya.
Pihak kepolisian dari Polres Sukabumi telah mendatangi korban di rumah sakit untuk meminta keterangan awal, sementara pelaku penusukan telah diamankan ke kantor polisi sesaat setelah kejadian.
(sya/orb)
