Setelah belasan tahun seolah "tertidur", Stadion Watubelah Kabupaten Cirebon kini kembali hidup. Dibukanya stadion untuk umum membuat kawasan tersebut berubah menjadi salah satu ruang olahraga yang ramai dikunjungi masyarakat, terutama pada pagi dan sore hari.
Dari yang sebelumnya lebih banyak terlihat sepi, kini suasana berbeda mulai terasa di Stadion Watubelah. Ratusan warga datang silih berganti untuk berolahraga, mulai dari jogging, berjalan santai, hingga melakukan berbagai aktivitas fisik lainnya.
Sore hari menjadi salah satu waktu favorit masyarakat. Ketika matahari mulai condong dan udara terasa lebih bersahabat, warga berdatangan ke kawasan stadion. Ada yang datang seorang diri, berkelompok bersama teman, hingga mengajak anggota keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di halaman stadion, warga tampak berlari kecil mengitari area yang tersedia. Sementara di dalam stadion, aktivitas olahraga juga terlihat semakin ramai. Kehadiran masyarakat membuat kawasan Stadion Watubelah yang sempat lama tidak menjadi ruang publik kembali memiliki denyut kehidupan.
Bagi sebagian warga, dibukanya Stadion Watubelah bukan sekadar menghadirkan tempat untuk berolahraga. Lebih dari itu, stadion tersebut menjadi ruang bersama yang memungkinkan masyarakat menikmati aktivitas fisik tanpa harus mencari lokasi yang jauh.
Santi (26), salah seorang warga yang rutin berolahraga di Stadion Watubelah, mengaku cukup senang dengan dibukanya stadion tersebut untuk masyarakat umum.
Dalam seminggu, ia bisa dua hingga tiga kali datang untuk jogging. Menurutnya, keberadaan fasilitas olahraga yang mudah diakses membuat dirinya semakin termotivasi untuk menjaga kebugaran.
"Sekarang jadi lebih semangat jogging karena ada tempat yang nyaman. Kalau sebelumnya mungkin malas karena bingung mau olahraga di mana," ujarnya, Rabu (26/8/2026) sore.
Menurutnya, suasana Stadion Watubelah yang semakin ramai juga memberikan pengalaman berbeda. Ia merasa lebih termotivasi ketika melihat banyak warga lain melakukan aktivitas olahraga.
"Enak juga kalau ramai seperti ini. Jadi terasa seperti olahraga bersama, meskipun tidak saling kenal," katanya.
Hal senada disampaikan Roni (36). Ia menilai dibukanya Stadion Watubelah untuk umum merupakan kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Cirebon.
Menurut Roni, stadion yang sebelumnya lebih banyak identik dengan kegiatan tertentu kini bisa kembali dimanfaatkan masyarakat luas. Ia berharap kondisi tersebut dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
"Menurut saya bagus sekali. Stadion ini sudah lama seperti tidak ada aktivitas, sekarang bisa dipakai masyarakat. Mudah-mudahan jangan hanya ramai di awal, tetapi terus dirawat dan dibuka untuk warga," tuturnya.
Roni bahkan berharap Stadion Watubelah tidak hanya menjadi tempat olahraga, tetapi juga berkembang sebagai ruang interaksi masyarakat.
"Kalau tempatnya terawat dan fasilitasnya terus diperbaiki, saya yakin akan semakin banyak warga yang datang. Bisa olahraga, ketemu teman, atau mengajak keluarga. Jadi stadion ini benar-benar menjadi milik masyarakat," ujarnya.
Kembalinya aktivitas warga di Stadion Watubelah seolah menghidupkan kembali fungsi stadion sebagai ruang publik. Suara langkah kaki warga yang jogging, obrolan kelompok masyarakat, hingga aktivitas olahraga lainnya menjadi pemandangan yang sebelumnya sulit ditemukan ketika stadion tersebut masih sepi.
Bagi warga, momentum ini menjadi kesempatan untuk kembali memiliki ruang olahraga yang representatif di wilayah Kabupaten Cirebon.
Terlebih, aktivitas olahraga masyarakat kini tidak lagi hanya dipandang sebagai kegiatan untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup. Karena itu, keberadaan ruang publik yang aman, nyaman, dan mudah diakses menjadi kebutuhan penting.
Harapan warga pun sederhana yakni Stadion Watubelah jangan kembali tidur. Setelah belasan tahun menanti untuk kembali ramai, masyarakat berharap stadion tersebut dapat terus dibuka, dirawat, dan dikembangkan. Dengan begitu, Stadion Watubelah bukan hanya menjadi bangunan olahraga, tetapi benar-benar hadir sebagai ruang publik yang hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Cirebon.
Kini, ketika sore mulai turun dan ratusan warga memenuhi kawasan stadion, Watubelah seperti menemukan kembali denyut kehidupannya. Sebuah stadion yang pernah lama terdiam, perlahan kembali menjadi tempat warga berlari mengejar kebugaran, berkumpul, dan menikmati ruang bersama.
(yum/yum)
