Fakta-fakta Pitbull Lepas dan Serang Bocah di Bandung

Fakta-fakta Pitbull Lepas dan Serang Bocah di Bandung

Tim detikJabar - detikJabar
Selasa, 25 Agu 2026 10:00 WIB
Tangkapan layar warga selamatkan bocah diserang pitbull di Bandung
Tangkapan layar warga selamatkan bocah diserang pitbull di Bandung. (Foto: istimewa)
Bandung -

Kondisi memilukan dialami seorang anak perempuan berusia 9 tahun di wilayah Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Ia menjadi korban serangan anjing jenis pitbull yang mengakibatkan luka serius. Lantas bagaimana kronologinya? Berikut rangkumannya:

Viral di Medsos

Insiden yang terjadi pada Minggu (23/8) tersebut terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, korban terlihat diserang secara mendadak di depan rumah.

Sejumlah warga yang berada di lokasi segera berupaya menolong dengan melempari anjing tersebut menggunakan benda di sekitar hingga gigitannya terlepas. Pihak kepolisian dari Polsek Pameungpeuk langsung bergerak melakukan penyelidikan terkait peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.08 WIB tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya itu kejadiannya kemarin sekitar jam 17.08 WIB. Kami langsung datang ke TKP dan melakukan penyelidikan," ujar Kapolsek Pameungpeuk, Kompol Asep Dedi, kepada detikJabar, Senin (24/8/2026).

Tangis Histeris Korban saat Diserang Pitbull

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang berada di dalam rumah. Saksi yang mendengar teriakan histeris dan tangisan anak langsung bergegas keluar untuk memeriksa keadaan.

ADVERTISEMENT

"Pas saksi melihat ke luar rumah, ternyata ada anak sedang diserang anjing jenis pitbull," katanya.

Korban Dilarikan ke RS

Warga sekitar kemudian bahu-membahu menyelamatkan korban dari terkaman hewan tersebut. Usai berhasil dievakuasi, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

"Korban anak tersebut langsung dibawa ke RSUD Welas Asih," jelasnya.

Pitbull Milik Warga di Luar Kompleks

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi di lokasi kejadian, anjing tersebut diketahui milik seorang warga berinisial F (40) yang tinggal di luar area kompleks tersebut.

"Iya itu anjing peliharaan warga di luar komplek inisial F (40)," ucapnya.

Lepas Saat Dijemur

Asep mengungkapkan kronologi lepasnya anjing tersebut. Saat kejadian, pemiliknya sedang menjemur anjing itu dalam kondisi terikat patok. Namun, anjing tersebut berhasil lepas dan masuk ke area kompleks hingga menyerang korban.

"Kemudian masuk ke dalam komplek dan menyerang anak yang sedang bermain di luar rumah," bebernya.

Korban Alami Luka Serius

Orang tua korban bersama pemilik anjing langsung membawa anak tersebut ke rumah sakit. Tim medis menyatakan korban mengalami luka serius di bagian kepala yang memerlukan tindakan pembedahan.

"Iya ada luka di bagian kepala. Jadi sekarang tengah fokus dalam penanganan korban," ucapnya.

Saat ini, kepolisian masih mengawal proses pemulihan korban yang telah menjalani operasi dan pemberian vaksin.

"Langkah nya kami masih fokus dalam penanganan korban," kata Asep.

Luka di Bagian Kepala dan Telinga

Korban pun masih menjalani perawatan di rumah sakit. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan telinga akibat serangan tersebut.

"Tadi malam juga dilaksanakan operasi. Operasi telinganya dan pagi sudah masuk ke ruangan pemulihan," jelas Asep.

Asep mengatakan, operasi terhadap telinga korban telah dilakukan pada Minggu malam. Setelah menjalani operasi, korban kemudian dipindahkan ke ruang pemulihan pada Senin pagi.

Pemilik Pitbull Dampingi Korban

Di tengah proses perawatan korban, pemilik anjing berinisial F disebut terus memberikan pendampingan kepada korban dan keluarganya. Asep menyebut pemilik anjing bersikap kooperatif dalam penanganan kasus tersebut.

"Kemarin pun kami dengan pemilik anjingnya, dan kebetulan kooperatif datang ke Polsek. Pada saat kami masih di perumahan untuk mencari informasi, si pemilik anjing sudah ke rumah sakit untuk membantu korban yang ada di rumah sakit," ucapnya.

Anjing Pitbull Dikarantina

Sementara itu, untuk mencegah kejadian serupa terulang, polisi bersama pengurus RW setempat telah mengambil langkah terhadap anjing tersebut. Anjing pitbull itu telah dikarantina dan dipindahkan dari lingkungan permukiman warga.

"Langkah yang dilakukan kemarin, kami mengambil tindakan. Pada awalnya kami mengambil tindakan untuk si anjing ini langsung kami karantina. Kita pun sepakat dengan pengurus RW di perumahan tersebut, bahwa anjing ini harus dikarantina dan tidak berada lagi di pemiliknya," ujar Asep.

Polisi Buka Penyelidikan

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Asep menyebut, pihaknya belum dapat memastikan langkah hukum selanjutnya karena pihak keluarga korban belum datang ke Polsek untuk menyampaikan langkah yang akan ditempuh.

"Jadi kami masih berproses dan kami juga tidak bisa menentukan apakah ini lanjut atau tidak, itu terserah dari pihak keluarga korban," pungkasnya.

(ral/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads