Gerhana Bulan Sebagian Agustus 2026: Jadwal dan Cara Nonton

Gerhana Bulan Sebagian Agustus 2026: Jadwal dan Cara Nonton

Nur Khansa Ranawati - detikJabar
Senin, 24 Agu 2026 19:30 WIB
Ilustrasi gerhana bulan sebagian.
Ilustrasi gerhana (Foto: Gemini AI Ilustrasi gerhana bulan sebagian).
Bandung -

Langit akan kembali menghadirkan fenomena astronomi menarik pada akhir Agustus 2026. Salah satunya adalah Gerhana Bulan Sebagian yang berlangsung pada 27-28 Agustus 2026.

Gerhana Bulan Sebagian tersebut diperkirakan mencapai puncaknya pada 28 Agustus 2026. NASA menyebut fenomena ini sebagai deep partial lunar eclipse atau gerhana Bulan sebagian yang sangat dalam.

Lantas, kapan Gerhana Bulan Sebagian Agustus 2026 terjadi dan di mana masyarakat dapat menyaksikannya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjelasan Gerhana Bulan Sebagian 27-28 Agustus 2026

Dilansir dari Space.com, gerhana 27-28 Agustus 2026 akan menjadi salah satu gerhana Bulan sebagian paling dalam dalam beberapa tahun terakhir.

Ketika terjadi, hampir seluruh permukaan Bulan akan tertutup bayangan Bumi, menyisakan bagian tipis yang masih menerima cahaya Matahari secara langsung.

ADVERTISEMENT

Adapun gerhana Bulan terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan yang sedang berada dalam fase purnama. Dalam posisi tersebut, Bumi menghalangi sebagian atau seluruh cahaya Matahari yang seharusnya mengenai permukaan Bulan. Sehingga, bayangan Bumi jatuh ke Bulan.

Bayangan Bumi sendiri terdiri atas dua bagian, yakni penumbra* dan *umbra*. Pada gerhana Bulan sebagian, hanya sebagian permukaan Bulan yang masuk ke dalam *umbra.

Gerhana pada akhir Agustus 2026 ini menjadi menarik karena bagian Bulan yang masuk ke dalam umbra sangat besar.

Berdasarkan data NASA, ketika mencapai puncak gerhana, sekitar 96,3 persen piringan Bulan berada di dalam umbra. Hanya sebagian kecil permukaan Bulan yang tetap berada di luar bayangan inti Bumi.

Karena itulah fenomena ini sering disebut sebagai gerhana yang "hampir total".

Kapan Waktu Puncak Gerhana Bulan 27-28 Agustus 2026?

Berdasarkan data NASA, rangkaian Gerhana Bulan Sebagian ini dimulai pada 28 Agustus 2026 dini hari menurut waktu Universal Time atau UTC.

Fase-fase gerhana berlangsung dengan rincian sebagai berikut:

• Fase penumbra dimulai sekitar 01.24 UTC atau 08.24 WIB.

• Fase gerhana sebagian dimulai sekitar 02.34 UTC atau 09.34 WIB.

• Puncak gerhana terjadi sekitar 04.13 UTC atau 11.13 WIB.

• Fase sebagian berakhir sekitar 05.52 UTC atau 12.52 WIB.

• Seluruh rangkaian gerhana berakhir sekitar 07.02 UTC atau 14.02 WIB.

NASA mencatat puncak gerhana terjadi pada pukul 04.13 UTC, ketika 96,3 persen piringan Bulan berada di dalam umbra Bumi. Pada fase gerhana sebagian, bayangan inti Bumi akan tampak semakin jelas menutupi permukaan Bulan.

Meski demikian, waktu tersebut merupakan waktu astronomi global. Waktu yang dapat disaksikan dari suatu wilayah sangat bergantung pada posisi Bulan terhadap horizon setempat.

Untuk wilayah Indonesia bagian barat, termasuk Bandung, seluruh tahapan tersebut berlangsung pada siang hingga sore hari. Berdasarkan waktu lokal Bandung, fase penumbra dimulai sekitar pukul 08.24 WIB, sedangkan puncaknya sekitar pukul 11.13 WIB.

Artinya, pada saat gerhana berlangsung, Bulan berada di bawah horizon sehingga masyarakat di Bandung tidak dapat melihatnya secara langsung dari langit.

Bulan Bakal Terlihat Merah

Berdasarkan keterangan NASA, Gerhana Bulan Sebagian yang sangat dalam ini berpotensi membuat sebagian besar permukaan Bulan tampak berwarna kemerahan atau tembaga ketika berada di dalam umbra.

Warna ini muncul akibat cahaya Matahari yang melewati dan dibiaskan oleh atmosfer Bumi sebelum mencapai permukaan Bulan.

Meski demikian, gerhana ini tidak tepat disebut sebagai Blood Moon* dalam pengertian gerhana Bulan total. Sebab, sebagian kecil piringan Bulan masih berada di luar *umbra.

Space.com juga menyebut fenomena ini sebagai "almost blood moon" karena penampakannya dapat menyerupai gerhana Bulan total, tetapi tidak pernah mencapai fase totalitas.

Di Mana Gerhana Bulan Sebagian Bisa Dilihat?

Tidak seluruh wilayah di dunia dapat menyaksikan Gerhana Bulan Sebagian pada 27-28 Agustus 2026. NASA menyebut bagian utama gerhana, termasuk fase sebagian, dapat terlihat dari wilayah Amerika, Eropa Barat, dan Afrika Barat.

Sementara itu, Space.com menyebut fenomena tersebut dapat diamati oleh masyarakat di Amerika Utara, Amerika Selatan, sebagian Eropa dan Afrika. Beberapa wilayah Asia Barat juga masuk dalam area yang dapat melihat sebagian tahapan gerhana.

Secara umum, wilayah yang berpotensi mengalami setidaknya sebagian tahapan gerhana meliputi:

• Eropa

• Asia Barat

• Afrika

• Amerika Utara

• Amerika Selatan

• Samudra Pasifik

• Samudra Atlantik

• Samudra Hindia

• Antarktika

Namun, tingkat visibilitas setiap wilayah tidak sama. Ada lokasi yang dapat menyaksikan seluruh fase gerhana, sementara wilayah lainnya hanya dapat melihat sebagian tahapan sebelum Bulan terbenam atau setelah Bulan terbit.

Puncaknya terjadi pada 28 Agustus sekitar pukul 04.13 UTC atau 11.13 WIB, dengan sekitar 96,3 persen piringan Bulan berada di dalam umbra Bumi.

Sayangnya, bagi masyarakat Indonesia, termasuk Jawa Barat, fenomena ini tidak dapat diamati secara langsung. Pasalnya, seluruh rangkaian gerhana berlangsung ketika Bulan berada di bawah horizon wilayah Indonesia bagian barat.

Jangan khawatir jika Gerhana Bulan Sebagian pada 27-28 Agustus 2026 tidak dapat disaksikan secara langsung dari Indonesia. Fenomena langit ini tetap dapat diikuti melalui live streaming gerhana Bulan yang bisa diakses dari berbagai wilayah.

Salah satu siaran langsung dapat disaksikan melalui laman Time and Date*. *Live streaming tersebut memungkinkan masyarakat mengikuti proses gerhana secara daring, termasuk ketika Bulan mulai memasuki bayangan Bumi hingga mencapai fase maksimum.

Masyarakat dapat mengakses live streaming Gerhana Bulan Sebagian 27-28 Agustus 2026 melalui tautan berikut:

https://www.timeanddate.com/live/eclipse-lunar-2026-august-28

https://www.youtube.com/live/ktP8-OX4Iug?si=q4WjxciSwLCzsFI7

Dengan adanya siaran langsung tersebut, masyarakat Indonesia tetap dapat mengikuti fenomena Gerhana Bulan Sebagian pada 27-28 Agustus 2026 meski tidak tampak di langit secara kasatmata.

Demikian ulasan mengenai fenomena Gerhana Bulan Sebagian yang akan berlangsung pada 27-28 Agustus 2026, lengkap dengan waktu puncaknya serta tautan live streaming yang dapat disaksikan. Semoga membantu!



(mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads