Kondisi Terkini Bocah yang Digigit Anjing Pitbull Buas di Bandung

Kondisi Terkini Bocah yang Digigit Anjing Pitbull Buas di Bandung

Yuga Hassani - detikJabar
Senin, 24 Agu 2026 14:15 WIB
Tangkapan layar warga selamatkan bocah diserang pitbull di Bandung
Tangkapan layar warga selamatkan bocah diserang pitbull di Bandung (Foto: istimewa)
Bandung -

Kondisi bocah perempuan berusia sembilan tahun yang menjadi korban gigitan anjing jenis pitbull di Kompleks Grand Cendana Residence, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kapolsek Pameungpeuk Kompol Asep Dedi mengatakan, korban sebelumnya langsung dibawa ke RSUD Welas Asih setelah mengalami serangan anjing milik warga berinisial F.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan telinga akibat serangan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi malam juga dilaksanakan operasi. Operasi telinganya dan pagi sudah masuk ke ruangan pemulihan," jelas Asep saat ditemui di Polsek Pameungpeuk, Senin (24/8/2026).

Asep mengatakan, operasi terhadap telinga korban telah dilakukan pada Minggu malam. Setelah menjalani operasi, korban kemudian dipindahkan ke ruang pemulihan pada Senin pagi.

ADVERTISEMENT

Di tengah proses perawatan korban, pemilik anjing berinisial F disebut terus memberikan pendampingan kepada korban dan keluarganya. Asep menyebut pemilik anjing bersikap kooperatif dalam penanganan kasus tersebut.

"Kemarin pun kami dengan pemilik anjingnya, dan kebetulan kooperatif datang ke Polsek. Pada saat kami masih di perumahan untuk mencari informasi, si pemilik anjing sudah ke rumah sakit untuk membantu korban yang ada di rumah sakit," ucapnya.

Menurut Asep, pemilik anjing juga menunjukkan itikad baik dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Bahkan, hubungan antara pemilik anjing dan keluarga korban disebut masih memiliki hubungan keluarga.

"Memang si pemilik anjing ini maksud saya peduli atau bertanggung jawab seluruhnya, sampai saat ini baik. Dan hubungan mereka baik dan ternyata masih ada hubungan keluarga setelah mereka bertemu tadi di rumah sakit, kemarin di rumah sakit," bebernya.

Sementara itu, untuk mencegah kejadian serupa terulang, polisi bersama pengurus RW setempat telah mengambil langkah terhadap anjing tersebut. Anjing pitbull itu telah dikarantina dan dipindahkan dari lingkungan permukiman warga.

"Langkah yang dilakukan kemarin, kami mengambil tindakan. Pada awalnya kami mengambil tindakan untuk si anjing ini langsung kami karantina. Kita pun sepakat dengan pengurus RW di perumahan tersebut, bahwa anjing ini harus dikarantina dan tidak berada lagi di pemiliknya," ujar Asep.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (23/8/2026). Saat itu, anjing milik warga berinisial F sedang dijemur dan diikat di kampung yang berada di sebelah kompleks perumahan.

Namun, ikatan anjing tersebut tiba-tiba lepas. Anjing kemudian masuk ke kompleks dan menyerang korban yang sedang bermain di jalan perumahan.

"Pada saat si anak sedang bermain di jalan perumahan, tiba-tiba ada anjing datang dari arah perkampungan yang langsung menggigit si korban," katanya.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Asep menyebut, pihaknya belum dapat memastikan langkah hukum selanjutnya karena pihak keluarga korban belum datang ke Polsek untuk menyampaikan langkah yang akan ditempuh.

"Jadi kami masih berproses dan kami juga tidak bisa menentukan apakah ini lanjut atau tidak, itu terserah dari pihak keluarga korban," pungkasnya

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads