Jangan Termakan Mitos, Ini 4 Cara Efektif Lepaskan Gigitan Anjing

Jangan Termakan Mitos, Ini 4 Cara Efektif Lepaskan Gigitan Anjing

Yudha Maulana - detikJabar
Senin, 24 Agu 2026 13:30 WIB
Ilustrasi anjing
Ilustrasi anjing (Foto: Getty Images/dimid_86)
Bandung -

Bayangkan Anda sedang berjalan santai, lalu tiba-tiba ada anjing lepas yang menyerang peliharaan Anda, atau bahkan anggota keluarga Anda. Dalam kondisi mencekam seperti itu, mayoritas orang akan panik, berteriak, atau memukul anjing tersebut dengan harapan ia akan melepaskan gigitannya.

Namun, tahukah Anda bahwa cara-cara konvensional tersebut justru membuat gigitan anjing semakin kencang dan berbahaya?

Berikut panduan taktis dari Garrett, seorang pelatih profesional dari American Standard Dog Training. Teknik-teknik ini diadaptasi dari metode unit K9 kepolisian dunia yang telah teruji ribuan kali dalam meredakan situasi gigitan intensitas tinggi secara cepat, aman, dan tanpa kekerasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mitos Populer yang Justru Membahayakan Nyawa (Jangan Pernah Lakukan Ini!)

Sebelum masuk ke teknik penyelamatan, mari kita bedah mitos-mitos keliru di internet yang wajib Anda hindari saat terjadi serangan anjing:

Memukul, Menendang, atau Berteriak: Memukul rusuk atau menendang anjing tidak akan membuatnya melepaskan gigitan. Pada anjing dengan insting bertarung tinggi, rasa sakit justru memicu mereka untuk menggigit lebih dalam dan keras.

ADVERTISEMENT

Menyiram Air atau Menggunakan Sapu: Menyemprotkan air, memukul dengan sapu, bahkan menyemprotkan pemadam api (fire extinguisher) terbukti tidak mempan pada anjing yang sedang dalam mode menyerang penuh.

Metode Gerobak Dorong (Wheelbarrow Technique): Menarik kaki belakang anjing seperti gerobak dorong tidak menjamin anjing melepas gigitannya. Metode ini justru berisiko tinggi merobek otot, merusak sendi, atau mencederai anjing secara permanen tanpa menghentikan gigitannya.

Mitos "Rahang Mengunci" (Locking Jaws): Banyak yang percaya bahwa ras tertentu seperti Pit Bull memiliki rahang yang bisa mengunci secara mekanis. Faktanya, secara anatomis anjing tidak memiliki mekanisme rahang mengunci. Mereka hanya memiliki kekuatan rahang yang sangat luar biasa dan sifat pantang menyerah (tenacious) saat memegang mangsanya. Untuk melepas gigitannya, para ahli menyarankan penggunaan tongkat pembuka (breaking stick) untuk mengungkit rahangnya.

4 Cara Benar Melepaskan Gigitan Anjing Berdasarkan Panduan American Standard Dog Training

Jika Anda menghadapi situasi darurat di mana anjing menggigit dan tidak mau lepas, gunakan salah satu dari empat teknik profesional berikut ini. Semua metode ini memanfaatkan refleks tubuh alami anjing untuk memaksa mereka membuka mulut dalam waktu kurang dari 3 detik.

1. Metode Kalung (Collar Technique) - Jika Anjing Memakai Kalung Leher

Jangan Tarik ke Belakang: Menarik kalung ke belakang akan memicu refleks oposisi (opposition reflex) alami anjing, yang justru membuatnya menarik dan mencengkeram gigitannya lebih kuat.

Posisikan "High and Tight": Selipkan tangan Anda ke kalungnya, lalu geser posisi kalung setinggi mungkin ke atas leher. Kalung harus berada tepat di belakang tulang rahang dan di belakang telinga.

Angkat dan Tahan: Angkat kalung tersebut lurus ke atas dengan kuat dan tahan. Tindakan ini akan memicu refleks tersedak (gag reflex) pada anjing. Dalam waktu 3 hingga 5 detik, anjing akan membuka mulutnya untuk bernapas dan melepaskan gigitannya.

Kangkangi Tubuh Anjing (Straddle): Sangat disarankan untuk mengangkangi tubuh anjing saat melakukan ini. Posisi ini mengisolasi gerakan kaki depan anjing dari tanah, memberi Anda daya angkat (leverage) maksimal, dan mencegah anjing berputar balik untuk menggigit tangan Anda.

2. Metode Tali Tuntun (Leash Technique) - Jika Tidak Ada Kalung

Lepaskan Tali: Copot tali tuntun dari anjing yang diserang atau dari perlengkapan lainnya.

Buat Jerat Lewat Bawah: Jangan mencoba memasukkan tali dari atas kepala karena anjing sedang menggigit. Masukkan tali dari arah bawah leher anjing.

Taruh di Posisi Tinggi: Masukkan ujung tali ke dalam lubang pegangannya untuk membuat jerat, lalu posisikan jerat tersebut setinggi mungkin di leher (high and tight).

Kangkangi dan Angkat: Kangkangi tubuh anjing, lalu gunakan kedua tangan Anda untuk menarik tali lurus ke atas guna memisahkan anjing dari korbannya.

3. Kuncian Cekikan Belakang (Rear Naked Choke) - Untuk "Anjing Telanjang"

Tekan Punggung Anjing: Gunakan dada atau bahu Anda untuk menekan punggung anjing ke arah bawah agar gerakannya terkunci.

Gunakan Tulang Lengan Bawah: Lingkarkan lengan Anda ke leher anjing. Posisikan bagian dalam tulang lengan bawah Anda (blade of forearm) tinggi di lehernya.

Tarik ke Atas: Tarik lehernya lurus ke atas menggunakan bantuan tangan Anda yang lain untuk mengunci aliran udara (air choke). Dalam 2 hingga 4 detik, anjing akan tap out atau melepaskan gigitannya karena kehabisan napas.

Antisipasi Bahaya: Metode ini menempatkan wajah Anda sangat dekat dengan anjing, yang berisiko membuat Anda tergigit jika anjing memberontak. Karena tidak ada tali pengaman, begitu gigitannya terlepas, anjing mungkin akan langsung menyerang kembali. Dalam situasi ekstrem, Anda mungkin harus mempertahankan kuncian selama 20 hingga 30 detik sampai anjing pingsan sementara (unconscious), lalu segera amankan diri Anda.

4. Cekikan Tangan Langsung (Tactile Removal) - Metode Tercepat & Paling Efektif

  1. Temukan Sudut 45 Derajat: Cari area di bawah rahang tempat rahang bawah bertemu dengan leher (membentuk sudut 45 derajat).
  2. Hindari Trakea Depan: Jangan pernah menekan atau meremas bagian depan tenggorokan (jakun) karena dapat menghancurkan trakea dan membunuh anjing tersebut.
  3. Dorong ke Bagian Belakang Trakea: Posisikan ibu jari dan jari telunjuk Anda di bagian belakang trakea, tepat di bawah rahang (dekat area amandel).
  4. Remas Kuat-Kuat: Dorong jari Anda ke dalam dan remas kuat-kuat seolah-olah Anda mencoba membuat ibu jari dan jari telunjuk Anda saling bersentuhan di dalam lehernya.
  5. Hasil Instan: Remasan presisi ini memicu refleks tersedak (gag reflex) instan yang memaksa mulut anjing terbuka lebar dalam waktu kurang dari 3 detik tanpa merusak trakeanya.

Gunakan Sebagai Cekikan Jika Terpaksa: Sama seperti metode sebelumnya, jika anjing sangat agresif dan tidak ada alat pengikat, Anda dapat menahan remasan ini selama 20-30 detik hingga anjing pingsan sementara agar Anda bisa melarikan diri dengan aman.

Langkah Penyelamatan Setelah Kejadian

Serangan anjing adalah situasi hidup dan mati yang terjadi dalam hitungan detik. Memahami anatomi dan refleks tubuh anjing-bukan meresponsnya dengan kepanikan atau kekerasan fisik-adalah kunci utama untuk menyelamatkan korban dengan selamat.

Begitu gigitan berhasil dilepaskan, segera amankan anjing (masukkan ke kandang, mobil, atau balik pagar), evakuasi korban ke area aman, dan segera cari pertolongan medis profesional.

Peringatan: Panduan ini ditujukan hanya untuk situasi darurat keselamatan jiwa. Lakukan dengan sangat hati-hati.

Halaman 2 dari 2
(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads