Tolak LGBT, Massa Sweeping Kafe hingga THM di Cianjur

Tolak LGBT, Massa Sweeping Kafe hingga THM di Cianjur

Ikbal Selamet - detikJabar
Minggu, 23 Agu 2026 11:30 WIB
Sweeping cafe dan tempat hiburan malam di Cianjur
Sweeping cafe dan tempat hiburan malam di Cianjur (Foto: Ikbal Selamet/detikJabar)
Cianjur -

Sejumlah kelompok Islam menggelar aksi sweeping di berbagai kafe dan tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Cianjur pada Sabtu (22/8) malam. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk desakan agar pengelola tempat usaha tidak memfasilitasi aktivitas LGBT atau perilaku seks menyimpang.

Pergerakan massa bermula dari kawasan Tugu Pandangwangi, Desa Rancagoong, sekitar pukul 21.00 WIB. Satu jam berselang, dengan iring-iringan belasan mobil dan puluhan sepeda motor, massa bergerak menuju salah satu kafe di Jalan KH Abdullah bin Nuh.

Setelah berkoordinasi dengan aparat kepolisian yang berjaga dan didampingi pengelola kafe, massa merangsek masuk untuk memeriksa para pengunjung. Aksi serupa berlanjut ke dua kafe lainnya di Jalan KH Abdullah bin Nuh dan Jalan Dr Muwardi. Dalam aksinya, massa membentangkan spanduk penolakan terhadap LGBT dan memeriksa sejumlah pengunjung pria guna memastikan tidak ada praktik seks menyimpang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya menyasar kafe, massa juga mendatangi THM di Jalan HOS Cokroaminoto. Berbeda dengan pemeriksaan di kafe, di lokasi hiburan malam ini massa juga memastikan tidak ada peredaran minuman keras.

ADVERTISEMENT

Pimpinan aksi, Habib Hud Alaydrus, menegaskan bahwa gerakan ini bukan bertujuan mengganggu iklim usaha di Cianjur, melainkan untuk menjaga daerah tersebut dari perilaku seks menyimpang.

"Kami sambut setiap orang yang berusaha di Cianjur. Tapi tolong hormati adat istiadat Cianjur. Jangan fasilitasi pelaku LGBT," tegasnya, Minggu (23/8/2026).

Ia menilai perilaku seks menyimpang sangat bertolak belakang dengan norma dan identitas Cianjur yang selama ini dikenal sebagai Kota Santri.

"Makanya jangan fasilitasi mereka, jangan sampai para pengusaha dirusak dengan perilaku mereka," lanjut Habib Hud.

Selain isu LGBT, Habib Hud juga menyoroti pentingnya menekan peredaran narkoba yang dinilai memiliki dampak kerusakan serupa bagi masyarakat.

"Tidak hanya LGBT, Narkoba juga harus diperangi sebab sama merusaknya. Kalau masih dibiarkan, kami akan terus melakukan agenda serupa," pungkasnya.



(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads