Sebanyak 12 orang tewas dalam kecelakaan yang melibatkan kendaraan melawan arus di jalan utama Inggris dan Irlandia dalam waktu kurang dari sepekan. Aparat kini menyoroti dugaan tren berkendara melawan arah yang muncul di media sosial.
Dilansir AFP, Minggu (23/8/2026), tujuh orang, termasuk dua polisi yang masih aktif bertugas, tewas dalam kecelakaan di jalan utama A66 dekat Middlesbrough, timur laut Inggris, pada Sabtu dini hari.
Polisi masih menyelidiki kronologi pasti kecelakaan tersebut. Namun, pihak berwenang menyebut tabrakan bermula ketika polisi mengejar sebuah kendaraan yang mereka curigai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendaraan tersebut kemudian melaju berlawanan arah hingga menabrak mobil polisi yang berada di jalur yang benar.
Kecelakaan maut itu terjadi beberapa hari setelah tragedi serupa di Irlandia. Lima remaja tewas dalam kecelakaan pada Minggu sebelumnya.
Mobil yang membawa para remaja tersebut melaju melawan arah di jalan tol M9, sebelah barat Dublin. Kendaraan itu kemudian bertabrakan langsung dengan mobil lain.
Empat orang di dalam mobil kedua, termasuk seorang anak, mengalami luka serius akibat kecelakaan tersebut.
Rangkaian kecelakaan itu terjadi ketika aparat di Inggris dan Irlandia menyoroti tren berkendara melawan arah yang mereka sebut terdorong oleh media sosial.
Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin sebelumnya mengatakan kecelakaan maut tersebut menjadi salah satu dari serangkaian insiden kendaraan yang melaju melawan arah di jalan tol.
"Tidak boleh ada toleransi terhadap perilaku sembrono yang belakangan kita lihat di jalan-jalan kita. Ini harus dihentikan," kata Martin.
Kepala Polisi Justin Kelly mengatakan kecelakaan tersebut terjadi setelah insiden serupa di jalan tol M50 Dublin.
Dia memperingatkan bahwa perilaku tersebut semakin mengkhawatirkan karena dalam sejumlah kasus pelaku melakukannya demi konten media sosial.
"Yang membuat perilaku sembrono ini semakin mengerikan adalah dalam beberapa kasus dilakukan untuk media sosial," ujar Kelly.
Kecelakaan di M50 terjadi sekitar sepekan sebelum tragedi terbaru. Saat itu, sebuah kendaraan curian yang membawa sejumlah remaja melaju melawan arah hingga menyebabkan beberapa orang mengalami luka serius.
Pada awal Agustus, video yang merekam situasi dari dalam sebuah mobil curian saat polisi mengejar kendaraan tersebut juga beredar di media sosial.
Pihak berwenang kini meningkatkan perhatian terhadap aksi berkendara berbahaya yang dilakukan demi mendapatkan perhatian di media sosial.
Baca berita selengkapnya di detikNews.
(azh/sud)
