Udara sejuk pagi hari mengembus merasuk ke dalam tubuh yang hangat. Matahari seakan malu-malu menunjukkan sinarnya selepas hujan membasahi dataran wilayah Kabupaten Bandung.
Hiruk pikuk manusia tampak berbeda suasananya kala Senin (17/8/2026) pagi hari. Tidak ada langkah hingga deru mesin yang kerap sibuk menuju tempat kerja. Jalanan tampak lengang, tidak seramai hari Senin biasanya.
Jalan Raya Kopo Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung pun tidak sesibuk biasanya, dan tidak ditemui kepadatan. Beberapa pengendara yang melintas tampak menikmati perjalanan yang kosong melompong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang jalanan tersebut biasanya menjadi titik horor kepadatan yang membuat para pekerja terlambat menuju tempat kerja. Namun kali ini, jalanan tersebut lebih sepi dan lengang dari biasanya.
Pengendara asal Soreang, Firman Kusumah (27) mengatakan, ia tengah melakukan perjalanan menuju rumah kedua orang tuanya di Kota Bandung. Saat melintasi jalanan tersebut, kondisi tampak lengang dan tidak ditemui kepadatan.
"Alhamdulillah jalanan Kopo sepi banget. Kebetulan saya mau liburan ke rumah orang tua di Kiaracondong. Pas lewat sini (Kopo) eh lenggang banget," ujar Firman, saat berbincang di minimarket.
Ia menjelaskan, jalanan tersebut kerap dihantui kepadatan yang signifikan. Menurutnya, kepadatan tersebut tidak tampak pada momen HUT ke-81 RI.
"Iya di sini mah suka macet, apalagi kalau hari Senin. Tah hari Senin sekarang mah alhamdulillah engga macet sama sekali," katanya.
Dia menginginkan kondisi lengang tersebut bisa dirasakan setiap hari. Sehingga dirinya tidak kesulitan dalam melakukan perjalanan menuju tempat bekerja.
"Kalau bisa mah kaya gini terus jalanannya, sepi. Jadi saya kalau kerja ke daerah Tegallega bisa tepat waktu dan tidak terkendala macet," jelasnya.
Sementara itu, pengendara asal Kopo, Hikmat (38) menyebutkan, jalur Kopo merupakan akses utama masyarakat dari Kabupaten menuju Kota Bandung. Tak heran jika kawasan ini kerap dilanda kepadatan yang bisa mengular hingga beberapa kilometer.
"Iya di sini mah suka macet banget kalau hari-hari biasa. Apalagi kalau pagi-pagi pas jam masuk kerja mah. Sudah lah suka macet banget," ungkapnya.
Menurutnya, momen libur HUT ke-81 RI membuat masyarakat memilih untuk berdiam diri di rumah. Biasanya, warga melakukan berbagai aktivitas perayaan Agustusan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
"Kayanya ini mah orang-orang pada diem di rumah masing-masing. Terus kan kayanya mereka juga pada lomba Agustusan di setiap daerahnya. Jadi itu yang membuat jalanan masih sepi saat pagi hari," pungkasnya.
Simak Video "Video: Momen Pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa di Sentani"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)
