Ratusan Santri Ponpes di Sukabumi Diduga Alami Keracunan

Ratusan Santri Ponpes di Sukabumi Diduga Alami Keracunan

Siti Fatimah - detikJabar
Sabtu, 15 Agu 2026 11:28 WIB
ilustrasi keracunan
Ilustrasi keracunan massal (Foto: Dok.Detikcom)
Sukabumi -

Ratusan santri dari Pondok Pesantren Baiti Jannati, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi diduga mengalami keracunan. Ratusan santri tersebut langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Kota Sukabumi untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 139 orang santri tengah mendapatkan perawatan di dua rumah sakit daerah. Mereka mengalami gejala seperti mual, muntah, sakit perut hingga lemas.

"RSUD Al-Mulk Kota Sukabumi menerima sejumlah pasien yang berasal dari Pondok Pesantren Baiti Jannati untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis. Kedatangan pasien tadi pagi sekitar jam 08.00 WIB. Keluhan beragam karena jumlah pasien yang datang cukup banyak pada saat yang bersamaan," kata Humas RSUD Al-Mulk Kota Sukabumi, Asep Andi saat dikonfirmasi detikJabar, Sabtu (15/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asep menjelaskan, dari pendataan awal, tercatat ada puluhan santri yang terdaftar dan menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. "Berdasarkan data sementara, hingga saat ini terdapat sekitar 82 pasien yang datang ke RSUD Al-Mulk, terdiri dari 29 pasien laki-laki dan 53 pasien perempuan," ungkapnya.

Seluruh santri yang tiba langsung mendapatkan tindakan medis cepat dari tim medis RSUD Al-Mulk. Saat ini, para pasien masih berada dalam pemantauan ketat di IGD.

ADVERTISEMENT

"Seluruh pasien yang datang telah mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis oleh tim kesehatan RSUD Al-Mulk. Saat ini, pasien masih dalam proses observasi di IGD untuk pemantauan kondisi dan perkembangan kesehatan masing-masing pasien," tutur Asep.

Meski muncul dugaan keracunan makanan program MBG, pihak rumah sakit menegaskan belum bisa mengonfirmasi penyebab pasti dari keluhan massal tersebut lantaran masih menunggu uji laboratorium dan investigasi otoritas terkait.

"Mengenai penyebab atau faktor yang berkaitan dengan keluhan kesehatan yang dialami pasien, saat ini belum dapat disimpulkan oleh pihak rumah sakit dan masih menunggu hasil pemeriksaan serta informasi dari pihak yang berwenang," tegasnya.

Tak hanya di RSUD Al-Mulk, gelombang santri yang mengalami gejala serupa juga dirujuk ke RSUD R Syamsudin SH (Bunut) Kota Sukabumi. Humas RSUD R Syamsudin SH, Demar membenarkan adanya kedatangan puluhan santri dari pesantren tersebut yang dirawat di ruangan IGD.

"Betul (santri keracunan) sebagian masuk ke IGD Bunut. Untuk kondisi saya belum dapat update lagi soalnya masih penanganan. Jumlahnya 57 orang," kata Demar.

Hingga berita ini diturunkan, tim medis di kedua rumah sakit masih terus berjuang memberikan perawatan maraton kepada para santri, sementara pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi tengah mendalami penyebab pasti kejadian ini.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads