Iseng Berujung Apes, Jari Siswa SMA di Bandung Terjepit Kursi

Iseng Berujung Apes, Jari Siswa SMA di Bandung Terjepit Kursi

Rifat Alhamidi - detikJabar
Kamis, 13 Agu 2026 18:24 WIB
Jari siswa nyangkut di bangku
Jari siswa nyangkut di bangku (Foto: Istimewa).
Bandung -

Suasana mendebarkan namun diiringi gelak tawa sempat terjadi di kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmatan) Kota Bandung. Pagi itu, Kamis (13/8/2026), ada seorang siswa SMA yang datang setelah jari manisnya tersangkut di kursi sekolah.

Alhasil, siswa kelas XI SMAN 20 Bandung itu harus mendapat penanganan serius dari petugas Diskarmatan. Untungnya, dengan cekatan, para personel Damkar bisa melepaskan jari tangan kiri siswa itu dari lubang kursi sekolah.

Komandan Peleton 2 Diskarmatan Kota Bandung Toto Hariyanto mengatakan, insiden itu terjadi pada pukul 08.37 WIB. Saat itu, siswa tersebut datang langsung ke kantor Diskarmatan bersama gurunya menggunakan mobil dengan kondisi jari manisnya tersangkut dan meminta bantuan evakuasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia ke sini minta bantuan karena tangannya itu kejepit masuk ke lubang kursi, sama bangku-bangkunya tadi dibawa ke sini tadi," kata Toto saat berbincang dengan detikJabar.

Untungnya, saat tiba di kantor Diskarmatan, siswa tersebut dalam kondisi yang tidak menunjukkan kepanikan. Malah, suasana cair langsung pecah yang diiringi gelak tawa karena ulah iseng dari siswa ini.

"Kursi sekolah itu kan lubangnya, empat. Dia cobain masukin jarinya satu-satu. Percobaan pertama sampe ketiga lancar, enggak ada kendala. Pas di lubang yang keempat, enggak bisa keluar lagi jarinya," ucap Toto.

Untuk penanganan awal, petugas Diskarmatan memisahkan dulu rangka besi kursi tersebut. Petugas selanjutnya mencoba menuangkan cairan pelicin berupa baby oil, supaya memudahkan jari siswa tersebut saat ditangani.

Namun ternyata, rencana tersebut tidak sesuai harapan. Petugas Diskarmatan selanjutnya harus mengeluarkan kapak untuk membelah kursi tersebut demi mengeluarkan jari si siswa yang terjepit.

"Karena pake baby oil enggak bisa, akhirnya kita gunakan kapak. Alhamdulillah tadi penanganannya sekitar 20 menit, dan jari anak ini bisa dikeluarkan," tuturnya.

Menutup perbincangannya, Toto sekaligus mengimbau kepada masyarakat jika membutuhkan bantuan petugas Diskarmatan bisa langsung menghubungi call center 112 dan 113. Ia menjamin semua layanan Diskarmatan gratis tanpa dipungut biaya apa pun.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads