Drama Evakuasi Jasad Aam dalam Sumur yang 'Dijaga' King Kobra

Round Up

Drama Evakuasi Jasad Aam dalam Sumur yang 'Dijaga' King Kobra

Tim detikJabar - detikJabar
Kamis, 13 Agu 2026 08:30 WIB
Proses evakuasi mayat perempuan di dalam sumur di Tasikmalaya.
Proses evakuasi mayat perempuan di dalam sumur di Tasikmalaya. (Foto: Deden Rahadian/detikJabar)
Tasikmalaya -

Aroma tak sedap yang menyeruak dari sebuah sumur tua di tengah perkebunan Kampung Cilolohan, Desa Cilolohan, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi pembuka tabir hilangnya Aam Amelia (45). Namun, saat tim gabungan hendak menjemput jasad perempuan yang telah hilang selama 12 hari tersebut, maut seolah masih berjaga di kedalaman 12 meter.

Proses evakuasi pada Rabu (12/8/2026) siang itu berlangsung mencekam. Di dasar sumur yang sempit dan gelap, seekor ular king kobra berukuran besar bersarang tepat di samping jasad korban. Kehadiran reptil berbisa mematikan ini seketika mengubah suasana menjadi dramatis dan penuh kehati-hatian.

"Benar kami menerima laporan masyarakat ada penemuan mayat dalam sumur, kami koordinasi dengan Pos SAR Tasikmalaya, TAGANA, BPBD TNI dan aparat lainya untuk evakuasi korban," kata Kapolsek Tanjungjaya Ipda Hendi Herdiansyah kepada detikJabar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas yang semula sudah bersiap turun terpaksa menarik diri sejenak. Ruang gerak yang terbatas di dasar sumur membuat keberadaan ular tersebut menjadi ancaman fatal bagi keselamatan personel.

ADVERTISEMENT

"Jadi memang sudah dicoba kedalam, tapi ada ular kobra besar dan berbahaya. Tim SAR masih berupaya mencari jalan keluar evakuasi yang aman dan tidak beresiko sebabkan korban lain," kata Ipda Hendi Herdiansyah.

Berdasarkan penelusuran pihak kepolisian, Aam diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dasar sumur perkebunan tersebut.

"Menurut warga, korban memang mengalami gangguan kejiwaan, tetapi kami masih fokus bagaimana bisa dievakuasi jasadnya," kata Hendi.

Operasi Penaklukan Sang Penjaga

Upaya mengangkat jasad Aam berkali-kali terhenti. Sang king kobra seolah enggan beranjak, bahkan beberapa kali terlihat bersembunyi di balik tubuh korban. Tim SAR gabungan harus memutar otak agar proses evakuasi tidak memakan korban baru. Keputusan bulat diambil: ular harus ditaklukkan terlebih dahulu.

Personel Damkar BPBD Kabupaten Tasikmalaya akhirnya diterjunkan dengan perlengkapan tempur lengkap. Menggunakan pakaian pelindung tebal dan tabung oksigen untuk mengantisipasi gas beracun di dalam sumur, petugas mulai merayap turun.

"Kami putuskan tangkap dulu ularnya dengan libatkan Damkar Kabupaten Tasikmalaya. Tentu hati-hati sekali," kata Kapos SAR Tasikmalaya Bagus P di lokasi.

Ketegangan memuncak saat petugas mencoba menjerat ular yang terus berkelit di balik jasad korban. Setelah melalui proses yang alot, ular tersebut akhirnya berhasil ditangkap dan dimasukkan ke dalam karung.

"Tertangkap juga ularnya dan dievakuasi ke atas. Baru kita evakuasi jasad korban. Ini kendalanya ada ular kobra," kata Bagus.

Setelah ancaman berbisa itu disingkirkan, tim SAR segera menerapkan teknik vertical rescue untuk mengangkat jasad Aam ke permukaan. Isak tangis dan rasa lega menyelimuti lokasi saat jasad korban berhasil dievakuasi sepenuhnya.

"Alhamdulillah berhasil kami evakuasi jasad Ibu Aam. Selanjutnya diserahkan pada keluarga bersama kepolisian," kata Bagus.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Kuasa Hukum: ASN yang Tewas dalam Mobil di Juanda Tak Punya Konflik"
[Gambas:Video 20detik] (sya/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads