Penantian panjang warga Desa Cipangeran, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk memiliki jalan yang mulus berbuah manis. Mereka tak akan lagi melintasi jalan dengan permukaan berbatu.
Jalan penghubung antara daerah Purabaya dengan Jati itu kini sudah diperbaiki oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail. Sebelumnya, ruas jalan yang menghubungkan sejumlah kecamatan itu rusak selama 11 tahun tanpa adanya perbaikan sama sekali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditemani sang istri, Syahnaz Sadiqah, Jeje menengok progres perbaikan jalan tersebut pada Senin (10/8) malam. Keduanya berjalan sembari sesekali menyapa warga yang menunggu kedatangan mereka sejak sore.
"Alhamdulillah hari ini kami meninjau ruas Jalan Purbaya-Jati, Kecamatan Saguling yang katanya sudah sekitar 10 tahun rusak berat. Kami memohon maaf pada warga karena baru di tahun ini bisa melaksanakan perbaikan," kata Jeje.
Di tahun ini, jalan rusak di titik tersebut yang diperbaiki sepanjang 934,5 meter. Total pagu anggaran yang disiapkan mencapai Rp4 miliar dengan konstruksi beton. Perbaikan jalan diterbagi ke dalam dua segmen.
"Ini tahap pertama dengan panjang jalan rusak yang diperbaiki sepanjang 934,5 meter. Kerusakannya itu lumayan panjang, jadi nanti akan dilanjutkan perbaikannya," kata Jeje.
Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Bandung Barat, total panjang ruas Jalan Purabaya-Jati mencapai 13.030 meter atau 13 kilometer lebih. Kondisi jalannya 6.798 meter atau 6 kilometer lebih dalam kondisi baik. Kemudian 1.253 meter atau 1,2 kilometer rusak ringan, 132 meter rusak sedang, dan 4.847 meter atau 4,8 kilometer rusak berat.
"Perbaikan ruas jalan akan dilakukan secara bertahap. Kalau target kondisi Jalan Purabaya-Jati dalam kondisi baik, setidaknya dibutuhkan anggaran sekitar Rp24 miliar," kata Jeje.
Tak hanya soal kondisi permukaan jalannya saja, Jeje memberikan titah kepada Dinas PUTR agar melengkapi ruas jalan tersebut dengan drainase yang mumpuni agar air tak meluber ke jalan sehingga daya tahan permukaan jalan bisa lama.
"Ini juga nanti saya minta Pak Sekdis didata dainase-drainase harus dipikirkan, kalau tidak nanti pasti akan rusak-rusak. Tapi kualitas betonnya ini sudah sangat bagus," kata Jeje.
Jeje berkomitmen untuk melakukan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah dan tidak tersentralisir di perkotaan saja. Jeje mengakui saat ini masih banyak daerah di wilayah selatan Bandung Barat yang belum tersentuh perbaikan.
"Khususnya yang terluar dari Bandung Barat ini memang kesulitan dalam pembangunan infrastruktur. Untuk itu, kami berkomitmen untuk bisa melakukan pembangunan secara menyeluruh, tidak hanya di daerah utara saja, tapi seluruh wilayah Bandung Barat agar semua masyarakat bisa merasakan dampaknya," kata Jeje.
Perbaikan ruas jalan menjadi prioritas pemerintah Bandung Barat di bawah kepemimpinanJejedan Asep Ismail. Perbaikan jalan rusak akan berefek positif pada perputaran roda ekonomi masyarakat.
"Perbaikan jalan ini tentunya akan meningkatkan ekonomi daerah masing-masing, dan itu sangat penting dilakukan," ujar Jeje.
