Langit Alun-alun Ciamis pada Senin (3/8/2026) siang mendadak dipenuhi nuansa Merah Putih. Dari kejauhan, perhatian warga tertuju pada sejumlah petugas berseragam oranye yang tampak sibuk di kawasan food court. Beberapa di antaranya terlihat bergelantungan menggunakan tali (rappelling) dari lantai tiga menuju lantai satu.
Perlahan, bentangan kain Merah Putih berukuran raksasa mulai terbuka. Ukurannya tak main-main, mencapai 12 x 18 meter. Bendera itu membentang menutupi sisi bangunan food court. Pemandangan tersebut langsung menarik perhatian masyarakat yang melintas.
Sesaat setelah bendera terbentang sempurna, seluruh peserta kegiatan berdiri tegap. Penghormatan kepada Sang Merah Putih pun dilakukan di bawah bendera raksasa yang menjadi simbol dimulainya semarak peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Ciamis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak berhenti di situ, aksi berlanjut ke dua menara lampu atau menara kembar yang tingginya sekitar 25 meter di kawasan Alun-alun Ciamis. Dengan teknik yang sama, para personel kembali menaiki menara lampu lalu mengibarkan bendera Merah Putih berukuran 3 x 4,5 meter hingga berkibar tinggi di atas pusat keramaian kota.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Andang Firman Triadi, Kepala Pelaksana BPBD Ciamis Ani Supiani, serta sejumlah pejabat lainnya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ciamis Yadi Tisyadi mengatakan, pemasangan bendera tersebut menjadi penanda dimulainya gerakan pemasangan bendera Merah Putih secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis.
"Hari ini menjadi launching pemasangan bendera Merah Putih secara serentak di Kabupaten Ciamis. Kami memasang dua bendera di tower lampu kembar Alun-alun Ciamis berukuran 3 x 4,5 meter, kemudian satu bendera raksasa berukuran 12 x 18 meter di area food court. Jadi total ada tiga titik pemasangan sebagai simbol dimulainya gerakan ini," ujar Yadi.
Pengibaran Bendera Merah Putih di Tower Lampu Alun-alun Ciamis. (Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar). |
Menurutnya, pemilihan lokasi di pusat kota bukan tanpa alasan. Pemerintah ingin menghadirkan simbol kebangsaan yang mudah dilihat masyarakat sehingga dapat membangkitkan semangat menyambut Hari Kemerdekaan.
"Harapan kami, bendera-bendera berukuran besar ini bisa menjadi pengingat sekaligus menggerakkan masyarakat. Ketika warga melihatnya, mereka terdorong untuk ikut mengibarkan Merah Putih di rumah masing-masing, sehingga suasana peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia benar-benar terasa di seluruh Kabupaten Ciamis," katanya.
Yadi menjelaskan, kegiatan pemasangan bendera melibatkan puluhan personel dari berbagai instansi. Sebanyak 32 personel berasal dari BPBD Kabupaten Ciamis yang bertugas melakukan pemasangan menggunakan teknik vertikal, sementara 34 personel lainnya berasal dari Kesbangpol.
Ia menambahkan, gerakan pengibaran bendera tersebut juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang mengajak seluruh elemen masyarakat menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan.
"Kami mengimbau seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha hingga masyarakat untuk segera memasang bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing. Bagi warga yang belum memiliki bendera dan membutuhkan bantuan, diharapkan bisa difasilitasi agar semangat kemerdekaan benar-benar dirasakan oleh semua lapisan masyarakat," ujarnya.
Di bawah kibaran bendera raksasa itu, sejumlah warga tampak berhenti sejenak. Ada yang mengabadikan momen dengan telepon genggam, ada pula yang hanya berdiri memandangi Merah Putih berkibar di tengah langit Ciamis.

