Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Bogor kini sudah punya nakhoda baru menatap Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
Dua nama yang terpilih memimpin DPD tingkat II yakni Rusli Prihatevy sebagai Ketua DPD Golkar Kota Bogor. Sementara Edi Rusyandi, yang sebelumnya merupakan calon Bupati Bandung Barat menjadi nakhoda baru DPD Golkar Bandung Barat.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Muttaqin, memastikan pemilihan dua nakhoda baru di daerah yang berlangsung selama tiga hari berjalan secara aman dan berakhir tanpa ekses.
"Alhamdulillah, rangkaian Musda di Kota Bogor dan Kabupaten Bandung Barat selama tiga hari ini dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan mencerminkan soliditas kader Golkar yang luar biasa," ujar Daniel Muttaqin saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2026).
Lebih lanjut, Daniel menegaskan bahwa tuntasnya penyelenggaraan Musda di dua wilayah strategis ini menjadi momentum penting bagi Golkar Jabar untuk memperkuat mesin partai menghadapi agenda politik ke depan.
"Setelah Kota Bogor dan Kabupaten Bandung Barat, kami akan melanjutkan agenda Musda di kota dan kabupaten lain se-Jawa Barat secara bertahap. Kami menargetkan seluruh konsolidasi kepengurusan ini tuntas tepat waktu agar roda organisasi semakin optimal dalam melayani masyarakat dan merebut kemenangan di Jabar," ujar Daniel Muttaqin.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Wihaji, konsolidasi ini menjadi langkah untuk menyamakan persepsi dan semangat pada kader demi memenangkan Partai Golkar.
"Sebetulnya hari ini silaturahmi saja dan konsolidasi yang insyaallah semangat memberi manfaat. Nah kalau soal 2029, lihat nanti lah ya yang penting kita konsolidasi dulu," kata Wihaji beberapa waktu lalu.
Disinggung soal kemungkinan Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan akan dicalonkan sebagai calon Gubernur Jawa Barat pada Pilkada 2029 mendatang, Wihaji belum mau berbicara secara gamblang.
"Soal itu (pilkada 2029), hari ini silaturahmi dulu kita fokus memberikan manfaat pada masyarakat. Kalau sudah begitu, nanti dukungan akan datang sendiri buat Partai Golkar," kata Wihaji.
Simak Video "Mekeng Berharap Jakarta jadi Pionir Obligasi Daerah"
(dir/dir)