Kerajaan Gua Vietnam Bertambah, Peneliti Temukan 26 Gua Baru

Kabar Internasional

Kerajaan Gua Vietnam Bertambah, Peneliti Temukan 26 Gua Baru

Rachmatunnisa - detikJabar
Sabtu, 01 Agu 2026 22:30 WIB
Gua Hang Son Doong di Vietnam
Gua di Vietnam (Foto: iStock)
Jakarta -

Kawasan karst Phong Nha-Ke Bang di Vietnam kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu wilayah bawah tanah paling menakjubkan di dunia. Dalam ekspedisi terbaru pada awal 2026, tim penjelajah gua dari Inggris menemukan 26 gua baru sekaligus memperluas pemetaan tiga gua yang telah diketahui sebelumnya.

Penemuan tersebut semakin mengukuhkan Phong Nha-Ke Bang sebagai "Kingdom of Caves" atau Kerajaan Gua, julukan yang disematkan karena kawasan ini memiliki salah satu bentang alam karst terkaya di dunia. Selama ekspedisi, tim berhasil memetakan lebih dari 13,6 kilometer lorong bawah tanah yang sebelumnya belum pernah terdokumentasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu eksplorasi paling menantang dilakukan di Gua Cha Ngheo, sebuah gua vertikal yang selama bertahun-tahun hanya diketahui keberadaan pintu masuknya oleh masyarakat setempat.

Melansir detikInet, tim yang terdiri atas 13 peneliti harus menembus hutan lebat selama lebih dari satu hari sebelum mencapai mulut gua. Dari sana, mereka menuruni tebing vertikal setinggi hampir 90 meter menggunakan ribuan meter tali panjat.

ADVERTISEMENT

Di kedalaman sekitar 350 meter, para penjelajah menemukan lorong horizontal yang terhubung dengan sungai bawah tanah. Untuk melanjutkan eksplorasi, mereka bahkan harus berenang sejauh hampir 600 meter di dalam gua yang bersuhu sangat dingin.

Dr. Howard Limbert dari British Cave Research Association (BCRA) menjelaskan bahwa kondisi di dalam gua sangat ekstrem sehingga para peneliti hanya dapat bertahan dengan perlengkapan khusus untuk menjaga suhu tubuh.

Menurutnya, bagian gua yang telah dipetakan kemungkinan baru sebagian kecil dari keseluruhan sistem bawah tanah.

Limbert menduga Gua Cha Ngheo masih memanjang jauh melewati area yang telah disurvei dan merupakan bagian dari jaringan gua bawah tanah yang jauh lebih besar.

Direktur Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang, Pham Hong Thai, mengungkapkan bahwa kawasan tersebut kini memiliki sedikitnya 472 gua yang telah didokumentasikan, dengan total panjang lorong mencapai lebih dari 254 kilometer.

Para ahli juga telah mengidentifikasi tujuh sistem gua utama di kawasan ini, termasuk sistem Phong Nha, Vom, dan Nuoc Mooc. Kekayaan geologi tersebut menjadi alasan utama kawasan ini dikenal sebagai Kerajaan Gua.

Nama Phong Nha-Ke Bang sendiri telah mendunia sebagai lokasi Gua Son Doong, salah satu gua terbesar yang pernah ditemukan di Bumi. Gua tersebut ditemukan pada 2009 setelah lebih dari satu dekade pencarian.

Dengan panjang lebih dari 6,5 kilometer, Son Doong memiliki lorong raksasa, sungai bawah tanah, hutan di dalam gua, hingga dinding batu kapur setinggi gedung pencakar langit yang dijuluki Great Wall of Vietnam.

Para peneliti menilai penemuan puluhan gua baru ini tidak hanya memperkaya data geologi Vietnam, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai proses pembentukan bentang alam karst tropis yang berlangsung selama jutaan tahun.

Temuan tersebut juga menjadi bukti ilmiah penting untuk penelitian geologi dan geomorfologi, sekaligus memperkuat nilai universal kawasan Phong Nha-Ke Bang sebagai salah satu situs warisan dunia yang paling kaya akan keanekaragaman bentang alam bawah tanah.

Artikel ini sudah tayang di detikInet, selengkapnya di sini



(rns/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads