Pilu Ayah dan Anak Tewas Terjebak Api di Cirebon

Round-up

Pilu Ayah dan Anak Tewas Terjebak Api di Cirebon

Tim detikJabar - detikJabar
Sabtu, 01 Agu 2026 09:30 WIB
Ilustrasi kebakaran rumah. (Chat GPT)
Ilustrasi kebakaran rumah. (Chat GPT)
Cirebon -

Insiden kebakaran melanda sebuah rumah di Perumahan Griya Asri Kejuden 2, Blok Winong RT 02 RW 07, Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Jumat (31/7).

Tidak hanya menyebabkan kerusakan bangunan, peristiwa nahaas itu juga merenggut nyawa seorang ayah dan bayi laki-lakinya yang baru berusia enam bulan.

Dua korban jiwa dalam kejadian ini di antaranya Deni Sumampaw (57) dan putranya, Brian Arasyah Sumampaw (6 bulan). Dalam kejadian ini, kedua korban ditemukan warga di dalam rumah saat proses pemadaman awal sebelum akhirnya dievakuasi menuju fasilitas kesehatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eno Sujana, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon, mengatakan, petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 09.50 WIB.

"Setelah menerima laporan, dua unit armada dari Sektor Weru dan Sektor Palimanan langsung diberangkatkan menuju lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 10.13 WIB dan segera melakukan pemadaman," katanya.

ADVERTISEMENT

Eno mengungkapkan, api berhasil dikendalikan dalam waktu 16 menit sejak petugas tiba di lokasi. Proses pemadaman selesai pada pukul 10.29 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pendinginan hingga pukul 10.34 WIB untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Saat petugas memasuki rumah, mendapati kondisi bangunan dipenuhi sisa asap, kondisi gelap, serta basah akibat upaya pemadaman yang lebih dulu dilakukan warga. Beberapa perabot rumah tangga juga telah dikeluarkan dari dalam rumah sebagai upaya penyelamatan barang-barang yang masih bisa digunakan.

Meski demikian, petugas masih menemukan bara api di bagian kamar tidur dan dapur. Pendinginan pun segera dilakukan agar api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Dari informasi warga sekitar, kepulan asap hitam pertama kali terlihat sekitar pukul 09.45 WIB. Menyadari adanya kebakaran, warga bergegas mendatangi rumah korban. Karena seluruh pintu dalam keadaan terkunci, mereka terpaksa mendobrak pintu sisi timur agar bisa masuk dan melakukan penyelamatan.

Dengan peralatan seadanya, warga berupaya memadamkan kobaran api. Di tengah proses tersebut, mereka menemukan Brian tergeletak di ruang tamu di atas karpet bayi tanpa menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Tak lama berselang, Deni ditemukan di area dapur dekat tangga dalam kondisi mengalami luka serius dan sudah tidak bergerak.

Kedua korban kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan. Sementara itu, warga terus berjibaku memadamkan api hingga akhirnya petugas Disdamkarmat tiba dan mengambil alih penanganan.

Eno mengatakan, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih belum diketahui. Kasus tersebut telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polresta Cirebon. Kami telah menyelesaikan proses pemadaman dan pendinginan, kemudian lokasi kejadian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut," katanya.

Akibat kebakaran itu, sejumlah barang berharga seperti kasur pegas (spring bed), pendingin ruangan, lemari pakaian, serta berbagai peralatan rumah tangga lainnya hangus terbakar. Luas area bangunan yang terdampak diperkirakan sekitar 15 meter persegi dari total luas rumah sekitar 60 meter persegi, sehingga sebagian besar bangunan masih berhasil diselamatkan. Hingga kini, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.

Dalam operasi pemadaman, petugas juga menghadapi sejumlah kendala, di antaranya akses jalan menuju lokasi yang sempit dan rusak serta keterbatasan sumber air yang berada cukup jauh dari titik kebakaran.

Usai memastikan kondisi aman, petugas Disdamkarmat menyerahkan tempat kejadian perkara kepada Polsek Depok untuk kepentingan penyelidikan. Penanganan insiden ini turut melibatkan personel Polsek Depok, Babinsa Desa Kejuden, serta warga sekitar yang sejak awal membantu proses evakuasi korban dan pemadaman api.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran sekaligus memastikan penyebab meninggalnya kedua korban. Polisi juga telah memasang garis polisi di lokasi guna kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP).

(wip/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads