Organisasi Perempuan Indonesia Maju (PIM) Bogor Raya resmi menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan DPRD dan Pemerintah Kota Bogor. Kolaborasi ini dirancang untuk menyasar berbagai program strategis, mulai dari penanganan stunting, penguatan UMKM dan ekonomi kreatif, hingga aksi sosial serta pelestarian lingkungan.
Ketua PIM Bogor Raya, Siti Nurlaela, menegaskan bahwa organisasinya merupakan wadah bagi perempuan dari lintas profesi. Anggotanya mencakup pengusaha, tenaga pendidik, notaris, hingga ibu rumah tangga yang memiliki visi serupa dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Siti, seluruh potensi yang dimiliki para anggota akan diarahkan untuk menyokong pembangunan daerah, khususnya pada sektor sosial dan ekonomi.
"Program kerja kami siap mendukung kerja pemerintah, seperti penanganan stunting, penyelenggaraan bazar pangan murah, serta berbagai kegiatan sosial lainnya," ujar Siti.
Ia merinci, PIM Bogor Raya memiliki sejumlah bidang fokus yang sangat terbuka untuk dikolaborasikan dengan pemangku kebijakan, di antaranya kesehatan, pendidikan, pariwisata, hingga lingkungan hidup.
Gayung bersambut, komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil. Ia menilai kemitraan antara pemerintah, legislatif, dan organisasi kemasyarakatan adalah kunci utama dalam mempercepat pemberdayaan masyarakat.
"Saya ucapkan terima kasih kepada PIM Bogor Raya yang sudah bersilaturahmi ke DPRD Kota Bogor untuk berkolaborasi. Besar harapan kami agar sinergi ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan demi pemberdayaan masyarakat," tutur Adityawarman.
Dukungan serupa datang dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Abdul Rosyid. Ia memandang keterlibatan aktif organisasi perempuan sangat krusial dalam mengawal pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
"Kami di Komisi III sangat mendukung langkah PIM Bogor Raya. Sinergi antara DPRD, Pemerintah Kota, dan organisasi kemasyarakatan seperti PIM ini sangat dibutuhkan, terutama dalam mengawal pembangunan yang ramah lingkungan, peningkatan kualitas hidup keluarga, serta pergerakan ekonomi di tingkat akar rumput," ungkap Abdul Rosyid.
Kesepakatan untuk mempererat kerja sama ini mengemuka dalam pertemuan formal di Gedung DPRD Kota Bogor pada Selasa (21/7/2026). Audiensi tersebut menjadi momentum penting bagi PIM Bogor Raya dan pimpinan DPRD untuk memetakan peluang kolaborasi jangka panjang demi kemajuan Kota Bogor.
