Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Soekarno Hatta, kawasan Leuwipanjang, Kota Bandung, pada Rabu (29/7/2026) siang sekitar pukul 12.10 WIB. Alam, seorang pengemudi ojek online, menjadi salah satu saksi mata yang berhasil selamat dari peristiwa maut tersebut.
"Syukur alhamdulillah," kalimat itu dikatakan Alam, usai lolos dari kecelakaan lalu lintas beruntun di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, tepatnya di kawasan Leuwipanjang.
Alam menceritakan, sesaat sebelum insiden, ia sempat beristirahat di pinggir jalan, tepat di samping sebuah gerobak bakso tahu. Tak lama kemudian, sebuah truk pengangkut gas LPG yang diduga dikemudikan sopir dalam kondisi mengantuk menghantam lokasi tersebut. Penjual bakso tahu dilaporkan mengalami luka-luka, sementara gerobaknya hancur tak bersisa.
"Saya suka nangkring di sini, sebelum kejadian ada orderan. Seketika saya turunkan penumpang lalu kejadian, tahu info dari teman," kata Alam kepada detikJabar, Rabu (29/7/2026).
Sebelum mengantar penumpang terakhirnya, Alam sempat duduk bersantai di atas tikar yang digelar di trotoar. Motor miliknya diparkirkan persis di sebelah gerobak yang menjadi sasaran hantaman truk.
"Motor disimpan di sebelah gerobak baso tahu. Kendaraan yang tertabrak baik motor dan mobil rata-rata driver online," ujarnya.
Peristiwa ini menelan dua korban utama, yakni seorang pesepeda yang dinyatakan meninggal dunia dan penjual bakso tahu yang mengalami luka-luka.
"Pengayuh sepeda yang meninggal dan penjual bakso tahu yang luka," ujarnya.
Alam mengakui bahwa area di bawah Flyover Kopo tersebut sebenarnya merupakan zona merah yang rawan kecelakaan. Namun, kondisi tempat yang rindang membuat banyak pengemudi ojek online tetap memilih lokasi itu untuk menunggu pesanan.
"Sudah diimbau ini zona merah, tapi di sini rindang. Banyak yang menggelar tikar nunggu orderan, bahkan ps bus dari Teriminal Cicaheum pindah kesini, penumpang lumayan banyak," pungkas Alam.
Simak Video "Menginap di Hotel Nyaman di Bandung, Menikmati Liburan "
(wip/dir)