Para pengguna jalan yang melintas di Jalan Anggrek, Kota Bandung, mengeluhkan kondisi salah satu pohon yang mengalami pengeroposan di ruas jalan tersebut. Pohon yang belum diketahui jenisnya itu memiliki lubang yang cukup dalam dan lebar.
Pantauan detikJabar, Rabu (15/7/2027), pohon tersebut tumbuh tepat di persimpangan Jalan Anggrek-Jalan Mangga. Kondisi pohon itu membahayakan para pengendara yang melintas.
"Duh membahayakan, jangan sampai menunggu tumbang," kata Juna (32) kepada detikJabar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juna menyebut, kondisi pohon ini harus diperiksa terlebih dahulu oleh dinas terkait. Jangan dibiarkan, apalagi sampai menunggu tumbang.
"Kalau memang pohonya sudah mati, lebih baik ditebang, biar aman. Aman kepada pejalan kaki, aman bagi pengendara dan kendaraan yang melintas," ungkap Juna.
Keluhan senada diutarakan Tama. Driver ojol berusia 24 tahun itu menilai pohon tersebut membahayakan warga.
"Bahaya sekali kalau tumbang. Mending menimpa kendaraan, gimana kalau kena pengendaranya?" tanya Tama.
"Lebih baik mencegah, daripada menunggu korban dulu. Apalagi kalau nunggu korban jiwa," tuturnya.
Tama menyebut, pohon keropos yang dilihatnya di Jalan Anggrek bukan pohon pertama dengan kondisi membahayakan.
"Pernah saya melihat pohon keropos di Jalan Soekarno Hatta, tapi itu karena batang bawahnya itu digunakan sebagai tempat untuk membakar sampah dan pohon itu tumbang," ujarnya.
"Kalau membahayakan tebang saja, terus tanam lagi," pungkasnya.
Simak Video "Video JPO Sarinah Akan Dibangun Lagi, Pramono: Pelican Crossing Tetap Ada"
[Gambas:Video 20detik] (wip/mso)
