Kala Siswa SD Belajar Mandiri Lewat Sulap Badut Cimahi

Kala Siswa SD Belajar Mandiri Lewat Sulap Badut Cimahi

Whisnu Pradana - detikJabar
Selasa, 14 Jul 2026 12:15 WIB
Penampilan komunitas badut Cimahi kala hibur siswa dan guru SDN Cibeber Mandiri
Penampilan komunitas badut Cimahi kala hibur siswa dan guru SDN Cibeber Mandiri (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar)
Cimahi -

Suasana ceria disertai gelak tawa riuh tergambar dari area lapangan kompleks SD Negeri Cibeber Mandiri, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Semua siswa dan guru terhibur kala menyaksikan penampilan badut.

Karakter penghibur yang lekat dengan riasan wajah putih, hidung berwarna merah, kostum warna-warni, serta sepatu yang kebesaran. Gerakan tubuhnya canggung, pura-pura gagal dalam trik sulap, namun berujung memicu tawa penonton.

Kehadiran badut di hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa SD itu memberikan warna tertentu bagi siswa kelas 1 yang masih dalam fase senang bermain ketimbang belajar. Penonton diajak bernyanyi, berjoget, lalu diberi hadiah bagi yang berani maju kedepan bermain bersama sang badut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Badut jenaka itu mengawali penampilan dengan langkah yang dibuat gontai. Sepatunya kebesarannya diketuk-ketuk saat berjalan demi menegaskan karakternya yang kikuk namun menghibur.

"Senang banget bisa nonton badut," kata Davin, siswa kelas 1 SDN Cibeber Mandiri 3, usai menonton penampilan badut di tengah lapang sekolah, Selasa (14/7/2026).

ADVERTISEMENT

Penampilan badut benar-benar menghipnotis siswa SD yang duduk rapi bersila di atas terpal plastik sebagai alasnya. Trik-trik sulap receh dibarengi dengan dialog interaktif sang badut, seolah memberi inspirasi lain bagi guru kala mengajar anak didiknya di ruang kelas.

Badut berbalut kostum biru kombinasi putih dengan topi menutupi kepalanya yang ternyata sudah tak berambut, tak henti-hentinya mengundang tepuk tangan bocah-bocah. Hiburan yang sederhana namun amat jarang didapat di lingkungan sekolah.

"Tadi seru dengar cerita lucu, terus ada sulap, sama main balon-balon sabun," kata Davin dengan suara pelan.

Apa yang diminta badut dituruti seketika oleh siswa, tanpa adanya bantahan sama sekali. Tak hanya hiburan, badut yang sudah berkeliling ke beberapa sekolah selama MPLS tahun 2026 ini menyelipkan nasihat agar siswa manut pada guru dan orangtua, belajar yang rajin, hingga tak banyak menggunakan ponsel.

"Sengaja kita selipkan juga edukasi, biar anak-anak ini setidaknya bisa membantu peran guru dan orangtua ya. Kita sampaikan nasihat ini dengan kemasan yang berbeda, seperti istigosah," kata perwakilan komunitas Badut Cimahi, Hendayana.

Di masa MPLS kali ini, ia dan badut-badut lain dari komunitasnya diminta turun memberikan hiburan dan nasihat pada siswa SD. Mereka akan berkeliling ke sekolah di wilayah Kota Cimahi serta Kota Bandung sampai 17 Juli mendatang.

"Kita sampai 17 Juli nanti jadwalnya sudah penuh, diminta sekolah untuk menghibur. Ini juga jadi langkah membuktikan bahwa badut bisa berperan sebagai jembatan edukasi di sekolah," kata Hendayana.

Kepala SDN Cibeber Mandiri 1, Yani Nurdiani menyebut pada MPLS kali ini, mengedepankan pembelajaran mendalam ramah anak, salah satu yang disampaikan yakni soal Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

"Salah satu yang disampaikan ini kan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, seperti bangun pagi, taat beribadah, rajin berolahraga dan lainnya. Apalagi dalam MPLS ini kan mengedepankan ramah anak," kata Yani.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads