Surat Maaf di Balik Tragedi Pria Tewas di Parkiran Mal Bandung

Round-Up

Surat Maaf di Balik Tragedi Pria Tewas di Parkiran Mal Bandung

Tim detikJabar - detikJabar
Selasa, 14 Jul 2026 08:31 WIB
Conceptual shot of feet with a hospital information ring and tag representing death
Ilustrasi (Foto: Getty Images/nico_blue).
Bandung -

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan bunuh diri seorang pria berusia 26 tahun yang ditemukan meninggal dunia di area parkir lantai 12 sebuah mal di Kota Bandung, Minggu (12/7/2026) pagi.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang bukti, termasuk sebuah surat berisi permintaan maaf yang ditujukan kepada keluarga, teman, dan rekan kerjanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di tembok pembatas area parkir. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh teknisi dan petugas keamanan (sekuriti) gedung sekitar pukul 06.30 WIB.

Kapolsek Regol Kompol Megawati Triyanti membenarkan adanya peristiwa tersebut. Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), jasad korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih.

ADVERTISEMENT

"Betul ada kejadian, pada Minggu 12 Juli, sekitar Pukul 06.30 WIB kita dapat informasi, di lantai 12 parkiran Kings dari saksi teknisi dan sekuriti," kata Mega, Senin (13/7/2026).

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa telepon genggam, sandal, kartu tanda penduduk (KTP), serta sepucuk surat yang berisi permohonan maaf kepada keluarga, teman, dan rekan kerja.

Dalam surat tersebut, korban menyampaikan penyesalan karena merasa belum mampu memenuhi harapan orang-orang terdekatnya. Ia juga meminta maaf kepada keluarga, teman, serta rekan kerja, dan mengungkapkan pergulatan batin yang selama ini ia rasakan.

Di media sosial sempat beredar informasi bahwa korban merupakan salah seorang Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bandung. Informasi itu muncul setelah adanya unggahan ucapan belasungkawa dari SPPG Regional Jawa Barat.

Meski demikian, polisi menyatakan identitas yang tercantum pada dokumen resmi korban masih berstatus mahasiswa.

"Untuk korban seorang mahasiswa, keterangan mahasiswa di KTP, setelah diidentifikasi dan dibawa langsung ke Sartikaasih," sebut Mega.

Polisi juga mengonfirmasi bahwa korban merupakan warga Kabupaten Bandung.

"Betul," ujarnya.

Menurut Mega, pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut dan tidak mengajukan keberatan atas kejadian yang dialami korban.

"Keluarga menerima dan buat pernyataan menerima kejadian tersebut," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Pelajar SMA di Probolinggo Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri"
[Gambas:Video 20detik] (bba/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads