Pemobil yang Nekat Seberangi Jembatan Gantung di Cianjur Minta Maaf

Pemobil yang Nekat Seberangi Jembatan Gantung di Cianjur Minta Maaf

Ikbal Selamet - detikJabar
Senin, 13 Jul 2026 16:44 WIB
Minibus seberangi sungai dengan jembatan gantung
Minibus seberangi sungai dengan jembatan gantung (Foto: Tangkapan layar video viral)
Cianjur -

Identitas pengemudi mobil yang nekat menyeberangi sungai melalui jembatan gantung di Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikadu, Cianjur akhirnya terungkap. Bahkan sang pengemudi akhirnya meminta maaf.

Kades Mekarwangi Sandi Nurhakim, mengatakan setelah video tersebut viral, pihaknya langsung melakukan pengeluaran terhadap pemilik dari mobil hitam bernopol polisi F 1284 TC.

Terungkap jika pengemudi tersebut bernama AG (48) warga Kampung Wangunjaya Desa Mekarwangi Kecamatan Cikadu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami akhirnya dapat identitasnya. Sudah dihubungi juga pengemudinya," kata dia, Senin (13/7/3026).

Menurut dia, saat dikonfirmasi, A terpaksa melalui jembatan gantung agar bisa cepat menuju Cianjur kota.

ADVERTISEMENT

"Kalau jalan memutar bisa dua jam, tapi lewat jembatan tersebut cuma butuh waktu satu jam. Jadi lewat situ," kata dia.

Dia menyebutkan A sudah menyadari kesalahannya melewati jembatan gantung yang seharusnya hanya boleh dilalui pejalan kaki dan sepeda motor.

"Sudah sadar kesalahannya, menyerangi sungai lewat jembatan gantung. Dan penumpangnya tidak turun. Sehingga sangat berbahaya dan dapat merusak jembatan. Yang bersangkutan sudah meminta maaf. Tapi akan membuat klarifikasi sekaligus permohonan maaf lagi melalui video," kata dia.

Dia mengatakan pemerintah desa sudah memasang plang larangan mobil melintas jembatan gantung, tetapi malah ada oknum tak bertanggungjawab yang mencopotnya.

"Sudah ada plang larangan. Tapi tiba-tiba hilang. Nanti akan kami pasang lagi sekaligus edukasi warga," kata dia.

Sementara itu, Bupati Cianjur dr Muhammad Wahyu, mengatakan jembatan tersebut memang tidak diperuntukan bagi mobil, sehingga tindakan tersebut tidak hanya berbahaya tapi juga dapat merusak struktur jembatan.

"Tentu tindakan itu dapat merugikan banyak pihak, jika jembatan jadi rusak. Karena bukan peruntukannya dilintasi mobil," kata dia.

Dia menegaskan akan memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melintasi lagi jembatan gantung menggunakan mobil.

Bahkan ke depannya, Pemkab akan meningkatkan jembatan tersebut menjadi jembatan permanen.

"Kita lihat dulu ketersediaan anggaran, kalau memungkinkan anggarannya akan kami jadikan jembatan permanen supaya bisa dilintasi mobil," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Aksi berbahaya dilakukan pengemudi minibus di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat viral di media sosial. Pasalnya minibus yang membawa beberapa penumpang itu nekat melalui jembatan gantung untuk menyeberangi sungai.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, terlihat mobil berwarna hitam dengan sekitar 8 orang penumpang itu melalui jembatan gantung.

Dengan perlahan, pengemudi memastikan ban mobil tetap pada plat baja yang menjadi pijakan jembatan agar tidak selip ataupun terperosok.

Tampak raut wajah penuh ketegangan dari pengemudi ataupun penumpang saat berada di penghujung jembatan yang dibangun di atas sungai tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, diketahui jika lokasi jembatan tersebut berada di Kampung Batu Bodas, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikadu. Sedangkan pemilik atau pengemudi mobil bernomor polisi F 1284 TC itu masih belum diketahui identitasnya.

Aksi pengemudi itu bahkan dikomentari langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads