Dua orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Bandung-Cianjur, tepatnya di Kampung Cihonje, Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Senin (13/7/2026) pagi.
Dua korban tewas dalam insiden itu yakni seorang ODGJ yang tengah berjalan kaki di pinggir jalan dan pengemudi truk bernama Mahmud (44). Pengemudi tersebut mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Betul ada kecelakaan lalu lintas di Jalan Rata Bandung-Cianjur, kejadiannya tadi pagi. Ada 2 yang meninggal, 1 seorang ODGJ dan 1 lagi pengemudi truknya," kata Kapolsek Cipatat, Kompol D.M.S. Andriani Sapin saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2026).
Kecelakaan maut itu bermula saat Hino Dump Truck bernomor polisi E-8233-LA yang dikemudikan Mahmud melaju dari arah Padalarang menuju Cianjur. Setibanya di lokasi kejadian dengan kontur jalan menurun, truk tersebut berhenti di bahu jalan sebelah kiri, tepat di depan kios tambal ban.
"Nah kemudian pengemudinya turun dari truk dengan tujuan menurunkan ban cadangan. Tapi ternyata truk itu maju sendiri, pengemudi sempat berlari mencoba menghentikan kendaraannya," kata Andriani.
Saat berupaya menghentikan truk yang melaju tanpa awak tersebut, korban terjatuh lalu tertabrak kendaraannya sendiri. Tak berhenti di situ, truk terus melaju hingga menabrak pejalan kaki di sisi seberang jalan.
"Truk masuk ke jalur berlawanan arah, lalu menabrak seorang pejalan kaki yang diduga merupakan ODGJ. Kemudian truk menabrak kios di pinggi jalan lalu berhenti," kata Andriani.
Berdasarkan hasil olah TKP, kecelakaan itu diduga dipicu faktor kelalaian atau human error. Pengemudi Hino Dump Truck tersebut diduga kurang hati-hati saat memarkirkan kendaraan, sehingga truk melaju sendiri dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
"Faktor kecelakaannya human error, diduga pengemudi kendaraan Hino Dump Truck kurang hati-hati saat memarkirkan kendaraannya sehingga kendaraannya bisa maju tanpa pengemudi di balik kemudi. Akibatnya ada 2 orang meninggal dan merusak 1 kios," ujar Andriani.
(iqk/iqk)
