Viral Bang Jago Keroyok Penjaga Perlintasan KA di Garut

Viral Bang Jago Keroyok Penjaga Perlintasan KA di Garut

Hakim Ghani - detikJabar
Senin, 13 Jul 2026 15:00 WIB
Potongan Video Viral Pengeroyokan di Garut
Potongan Video Viral Pengeroyokan di Garut (Foto: Istimewa)
Garut -

Aksi pengeroyokan terhadap petugas penjaga pintu perlintasan kereta api di Kabupaten Garut viral di media sosial. Insiden yang melibatkan tiga orang pria tersebut terkonfirmasi terjadi di pos jaga perlintasan sebidang JPL 227 Leuwigoong.

Dalam rekaman video yang beredar luas pada Senin (13/7/2026), terlihat para pelaku mengejar petugas hingga masuk ke dalam bangunan pos. Meski detail kejadian di dalam ruangan tidak terekam sepenuhnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan petugas tersebut menjadi korban kekerasan fisik.

"Penjaga perlintasan JPL 227 Leuwigoong mengalami luka lebam di wajah serta luka gores di tangan," ungkap Manajer Humas Daop 2 PT KAI, Kuswardojo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa itu berlangsung pada Minggu (12/7) siang di KM 210+8, petak Jalan Karangsari-Cibatu. Pihak KAI mengecam keras tindakan anarkis tersebut dan meminta aparat penegak hukum segera meringkus ketiga pelaku yang melarikan diri.

Kuswardojo menegaskan bahwa tindakan para pelaku tidak hanya melukai petugas, tetapi juga membahayakan operasional perjalanan kereta api.

ADVERTISEMENT

"Kami sangat menyayangkan sekaligus mengecam tindakan pengeroyokan terhadap petugas penjaga perlintasan yang sedang menjalankan tugas untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api," kata Kuswardojo.

Kuswardojo menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, kejadian terjadi sekitar pukul 14.00 WIB bermula saat petugas yang menerima informasi akan melintasnya KA Serayu menutup pintu perlintasan tersebut.

Namun, saat pintu perlintasan telah tertutup, seorang pengendara sepeda motor menerobos masuk. Melihat tindakan yang membahayakan tersebut, petugas kemudian memberikan teguran kepada pengendara.

"Namun teguran itu justru direspons dengan tindakan arogan. Pengendara itu kembali ke pos bersama dua orang lainnya dan melakukan pengeroyokan terhadap petugas," ungkap Kuswardojo.

Akibat kejadian tersebut, petugas mengalami luka lebam di bagian wajah, serta luka goresan di tangan. Kuswardojo menuturkan, pihaknya sangat mengecam tindakan arogan tersebut.

Terkait kejadian ini, Kasat Reskrim Polres Garut AKP Herman Saputra menjelaskan, saat ini pihaknya tengah memburu tiga orang pria yang melakukan aksi bang jago terhadap petugas pintu perlintasan kereta api tersebut. "Kasusnya sedang dalam proses penyelidikan kami," katanya.



(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads