Aksi Nekat Pilot Lompat Saat Mengudara

detikTravel - detikJabar
Minggu, 12 Jul 2026 17:00 WIB
Ilustrasi cessna. Foto: ANTARA FOTO/AJI STYAWAN
Jakarta -

Peringatan: Bunuh diri bukanlah solusi untuk menghadapi masalah. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, merasa putus asa, atau memiliki pikiran untuk bunuh diri, segera hubungi layanan darurat atau profesional kesehatan mental setempat.

Seorang instruktur penerbangan di Argentina meninggal dunia setelah melompat dari pesawat yang masih mengudara. Insiden tersebut membuat siswanya yang sedang menjalani latihan terbang harus mengendalikan pesawat seorang diri dari dalam kokpit.

Instruktur penerbangan Leandro Andrés Bertazzo (42) ditemukan meninggal dunia setelah insiden langka yang terjadi di Toledo, Argentina bagian tengah, pada Sabtu (4/7/2026). Hingga kini, otoritas setempat masih menyelidiki penyebab dan kronologi kejadian tersebut.

Mengutip CNN, Kamis (9/7), Bertazzo saat itu tengah memberikan pelatihan terbang menggunakan pesawat Cessna 150 kepada seorang siswa berusia 22 tahun bernama Rosario.

Menurut kesaksian Rosario, Bertazzo menyampaikan pesan sesaat sebelum insiden terjadi. "Kau tahu apa yang harus kau lakukan, lanjutkan," katanya menirukan pesan Bertazzo.

Setelah menyampaikan kalimat tersebut, Bertazzo melepas headset dan sabuk pengamannya. Ia kemudian membuka pintu pesawat sebelum melompat keluar.

Direktur sekolah penerbangan Flying Parrot Córdoba, Eduardo Álvarez, mengatakan tidak ada tanda-tanda sebelumnya yang menunjukkan Bertazzo berniat mengakhiri hidupnya. Bahkan, pada hari yang sama, ia masih sempat menerbangkan pesawat bersama siswa lain.

"Dia membuat keputusan tragis itu ketika berada di dalam pesawat bersama orang lain. Sulit untuk dipahami karena pikiran manusia sangat kompleks. Bertazzo adalah pribadi yang baik dengan senyum yang menawan. Kami semua sangat terkejut," kata Álvarez kepada TN.

Álvarez menjelaskan, membuka pintu pesawat saat masih mengudara bukan perkara mudah. Menurutnya, tekanan udara membuat pintu sangat sulit dibuka, seperti mencoba membuka pintu mobil yang melaju dengan kecepatan sekitar 200 kilometer per jam.

Rosario mengalami syok berat setelah menyaksikan kejadian tersebut. Meski begitu, ia berhasil mengendalikan pesawat dan mendaratkannya dengan selamat. Pesawat juga dilaporkan tidak mengalami kerusakan.

Bertazzo dikenal sebagai instruktur penerbangan berpengalaman dan sebelumnya pernah bekerja di Cile. Hingga kini, jaksa masih menyelidiki secara menyeluruh penyebab serta kronologi pasti insiden yang berujung pada kematiannya.

Artikel ini telah tayang di detikTravel. Baca selengkapnya di sini.




(ddn/sud)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork