3 Bulan Lagi Nikah, Warga Bandung yang Diseret Buaya Ditemukan Tewas

3 Bulan Lagi Nikah, Warga Bandung yang Diseret Buaya Ditemukan Tewas

Whisnu Pradana - detikJabar
Jumat, 10 Jul 2026 13:59 WIB
Ilustrasi buaya
Ilustrasi buaya (Foto: Getty Images/Ozbalci)
Bandung -

Ipan Nurzaman, pemuda asal Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang hilang disambar lalu diseret buaya di Sungai Desa I, Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan ditemukan tewas.

Pemuda 25 tahun itu diterkam buaya pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Lalu jasadnya ditemukan pada Kamis (9/7/2026) pukul 18.15 WIB. Petugas mengevakuasi jasad Ipan sekitar 3,4 kilometer dari titik ia disambar buaya.

"Betul alhamdulillah sudah ditemukan kemarin sekitar jam 18.15, keluarga sudah kasih kabar katanya mau langsung dipulangkan," kata Kepala Desa Batulayang, Imam Mujahidin saat dikonfirmasi, Jumat (10/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jasad Ipan sudah dipulasara di rumah sakit setelah ia dievakuasi. Lalu kini keluarga sudah membawa jenazah mendiang Ipan ke kampung halaman untuk dikebumikan. Jenazah diperkirakan tiba pada Jumat petang.

ADVERTISEMENT

"Keluarga koordinasi terus dengan saya, informasinya masih perjalanan. Diperkirakan sampai ke rumah di Cililin jam 5 sore ini kemudian akan dimakamkan malam hari," kata Imam.

Imam mengatakan mendiang Ipan ditemukan tepat di hari ulang tahunnya kemarin. Kemudian pemuda itu juga kabarnya akan melangsungkan pernikahan tiga bulan lagi setelah bertunangan dengan pujaan hatinya.

"Iya mau nikah, 3 bulan lagi kan sudah tunangan. Cuma karena musibah seperti ini, kita doakan saja untuk almarhum," kata Imam.

Tragedi yang menimpa Ipan berawal saat korban sedang memperbaiki perahu untuk bekerja. Tiba-tiba ada buaya yang menyambar lalu menyeret Ipan ke dalam air. Ipan sendiri baru setahun merantau ke Sumatera Selatan.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads