Catat! Jalan Diponegoro Depan Gedung Sate Ditutup hingga September 2026

Bewara

Catat! Jalan Diponegoro Depan Gedung Sate Ditutup hingga September 2026

Bima Bagaskara - detikJabar
Jumat, 10 Jul 2026 13:12 WIB
Jalan Diponegoro depan Gedung Sate ditutup karena proyek plaza Gedung Sate
Jalan Diponegoro depan Gedung Sate ditutup karena proyek plaza Gedung Sate (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)
Bandung -

Kabar penting bagi warga Kota Bandung dan sekitarnya. Akses lalu lintas di Jalan Diponegoro, tepatnya di kawasan depan Gedung Sate resmi ditutup untuk umum mulai hari ini, Jumat (10/7/2026).

Penutupan jalan utama di pusat kota ini dilakukan sehubungan dengan dilaksanakannya mega-proyek Penataan Halaman Depan Gedung Sate dan Gasibu oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan papan pengumuman resmi dari Biro Umum Pemprov Jabar yang dipasang di lokasi, penutupan ini akan berlangsung dalam jangka waktu yang cukup panjang yakni hingga 7 September 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dimas salah seorang petugas Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat menuturkan, penutupan dilakukan karena sedang berlangsung proyek pembangunan penataan halaman depan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu.

"(Ditutup) karena ada pembangunan," ucapnya saat diwawancarai di lokasi.

ADVERTISEMENT

Untuk mengurai potensi kemacetan di sekitar Jalan Diponegoro, Dinas Perhubungan mengimbau pengendara untuk menghindari kawasan Gedung Sate dan beralih ke rute lain.

Terdapat tiga jalur alternatif yang telah disiapkan untuk masyarakat, yaitu Jalan Sentot Alibasyah, Jalan Surapati dan Jalan Majapahit.

Jalan Diponegoro depan Gedung Sate ditutup karena proyek plaza Gedung SateJalan Diponegoro depan Gedung Sate ditutup karena proyek plaza Gedung Sate Foto: Bima Bagaskara/detikJabar

Bagi yang melintas di jalur-jalur alternatif sekitar lokasi proyek, diwajibkan untuk ekstra hati-hati. Petugas menetapkan batas kecepatan maksimal kendaraan hanya 30 kilometer per jam demi menjamin keselamatan pekerja maupun pengguna jalan.

Dimas mengungkapkan, penutupan Jalan Diponegoro tidak hanya dilakukan selama proyek berlangsung. Setelah selesai, Jalan Diponegoro akan ditutup secara permanen.

"Rencana sampai pembangunan selesai, setelah selesai juga akan permanen ditutup," ungkapnya.

Dengan penutupan jalan ini, Dimas meminta masyarakat untuk tetap mengikuti aturan rekayasa lalu lintas dan menyimak informasi yang telah disampaikan pemerintah melalui berbagai kanal informasi.

"Imbauan tetap ikuti aturan, lihat informasi soal rekayasa lalu lintasnya," tutup Dimas.

(bba/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads