Pendaftaran TKA SMA/SMK 2026 Dimajukan, Catat Jadwal Terbaru

Pendaftaran TKA SMA/SMK 2026 Dimajukan, Catat Jadwal Terbaru

Tim detikEdu - detikJabar
Kamis, 09 Jul 2026 05:00 WIB
Sertifikat TKA SD, SMP, SMA 2026: Fungsi, Cara Cek Nilai, Ketentuannya, & Daftar Nilai
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Chinnapong)
Bandung -

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) melakukan penyesuaian jadwal pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK/MA/sederajat tahun 2026. Salah satu perubahan yang paling penting adalah dimajukannya masa pendaftaran peserta.

Semula pendaftaran TKA dijadwalkan berlangsung mulai 18 Agustus 2026. Namun berdasarkan jadwal terbaru yang diumumkan BKPDM Kemendikdasmen, proses pendaftaran kini akan dibuka lebih awal, yakni mulai 27 Juli hingga 27 September 2026.

Dengan rentang waktu pendaftaran sekitar dua bulan, calon peserta memiliki kesempatan lebih panjang untuk menentukan mata pelajaran pilihan yang akan diikuti sesuai rencana studi maupun karier setelah lulus sekolah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Rahmawati, mengatakan masih banyak peserta yang belum mantap saat menentukan mata pelajaran pilihan. Karena itu, waktu pendaftaran yang lebih panjang diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

"Jadi dalam rentang waktu yang ada, silahkan dituntaskan," tutur Rahmawati dikutip dari arsip detikEdu, Selasa (7/7/2026).

ADVERTISEMENT

Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA/Sederajat 2026

Mengacu pada unggahan Instagram BKPDM Kemendikdasmen, berikut jadwal terbaru pelaksanaan TKA 2026:

  • Pendaftaran: 27 Juli-27 September 2026
  • Simulasi: 21-27 September 2026
  • Gladi bersih: 5-18 Oktober 2026
  • Pelaksanaan utama: 26 Oktober-8 November 2026
  • Pelaksanaan susulan: 16-29 November 2026
  • Pengumuman hasil: 23 Desember 2026

Sejumlah Perubahan dalam Pelaksanaan TKA 2026

Pelaksanaan TKA tahun ini juga dibarengi sejumlah penyempurnaan berdasarkan evaluasi pelaksanaan sebelumnya.

1. Ujian Berlangsung Empat Hari

Mata pelajaran wajib kini tidak lagi dikerjakan sekaligus dalam satu hari. Setiap hari peserta hanya mengerjakan satu mata pelajaran wajib sehingga beban ujian menjadi lebih ringan.

Rahmawati menjelaskan perubahan ini dilakukan setelah banyak peserta mengeluhkan padatnya jadwal pada pelaksanaan sebelumnya.

"Tahun ini untuk mata pelajaran wajib tidak lagi diujikan satu hari, tapi satu hari satu mata pelajaran karena kemarin satu hari tiga mata pelajaran banyak yang mengeluh. Sekarang, kita bagi satu hari, satu mata pelajaran (wajib)," tutur Rahmawati.

2. Terintegrasi dengan Asesmen Nasional

Kemendikdasmen juga menerapkan integrasi antara Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional (AN). Kebijakan ini bertujuan mengurangi jumlah ujian yang harus diikuti peserta didik.

Setelah diterapkan pada jenjang SD dan SMP, integrasi tersebut kini juga diberlakukan pada pelaksanaan TKA SMA/SMK/MA/sederajat.

3. Soal Matematika Wajib Dikurangi

Perubahan lainnya terdapat pada mata pelajaran Matematika wajib. Jumlah soal dikurangi dari 30 menjadi 25 butir, sementara waktu pengerjaan tetap 75 menit.

Kebijakan tersebut diambil setelah evaluasi pelaksanaan TKA tahun sebelumnya menunjukkan banyak peserta mengalami kesulitan menyelesaikan seluruh soal dalam waktu yang tersedia.

Jadwal Ujian Setiap Hari

Berikut susunan pelaksanaan ujian TKA 2026:

Hari Pertama

  • Latihan: 5 menit
  • Bahasa Indonesia wajib dan literasi: 30 soal, 75 menit
  • Survei Karakter (AN): 25 menit

Hari Kedua

  • Latihan: 5 menit
  • Bahasa Inggris wajib: 30 soal, 75 menit
  • Survei Lingkungan Belajar (AN): 25 menit

Hari Ketiga

  • Latihan: 5 menit
  • Matematika wajib dan numerasi: 25 soal, 75 menit

Hari Keempat

  • Latihan: 5 menit
  • Mata pelajaran pilihan 1: 25 soal, 60 menit
  • Mata pelajaran pilihan 2: 25 soal, 60 menit

Mata Pelajaran Pilihan Bertambah

Pada pelaksanaan TKA 2026, Kemendikdasmen juga memperluas pilihan mata pelajaran, terutama bagi peserta SMK. Sebanyak 50 mata pelajaran program keahlian vokasi ditambahkan sehingga total tersedia 69 mata pelajaran pilihan. Setiap peserta tetap dapat memilih dua mata pelajaran sesuai minat maupun kebutuhan.

Beberapa mata pelajaran yang tersedia antara lain Matematika Tingkat Lanjut, Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut, Bahasa Inggris Tingkat Lanjut, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah, Pendidikan Pancasila, Antropologi, Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, Bahasa Korea, Bahasa Arab, Bahasa Prancis, Bahasa Jerman, Projek/Produk Kreatif dan Kewirausahaan, serta 50 mata pelajaran program keahlian vokasi.

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads