Kronologi Ditemukannya Nadira Mahasiswi Tel-U yang Sempat Hilang

Round-up

Kronologi Ditemukannya Nadira Mahasiswi Tel-U yang Sempat Hilang

Tim detikJabar - detikJabar
Selasa, 07 Jul 2026 07:24 WIB
Mahasiswi Tel-U yang hilang misterius
Nadira Az-Zahra (Foto: Istimewa)
Bandung -

Pencarian Nadira Az-Zahra (20), mahasiswi Telkom University (Tel-U) akhirnya berakhir setelah hampir satu pekan pencarian. Begini kronologinya.

Nadira pertama kali dilaporkan hilang sejak 30 Juni 2026. Tak ada tanda-tanda yang jadi petunjuk untuk mencari keberadaannya, lantaran mahasiswi Fakultas Ilmu Terapan (FIT), Prodi Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC) angkatan 2025 itu putus komunikasi sejak meninggalkan rumah.

Nadira terakhir kali terlihat meninggalkan kediamannya sekitar pukul 10.00 WIB untuk berangkat menuju kampusnya dengan peralatan yang lengkap. Namun sejak saat itu, Nadira justru langsung menghilang tanpa memberi kabar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak keluarga pun tercatat kehilangan kontak sepenuhnya sejak Rabu, 1 Juli 2026. Berdasarkan pelacakan terakhir, ponsel milik Nadira sudah tidak aktif sejak Selasa siang, sekitar pukul 12.30 WIB, atau hanya berselang dua setengah jam setelah ia berpamitan dari rumah.

Saat berangkat, Nadira mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana jeans hitam, dan kerudung krem. Ia juga membawa tas ransel berwarna krem yang berisi laptop, tablet, serta ponsel pribadinya.

ADVERTISEMENT

Setelah menerima laporan, polisi turut turun tangan. Kejadian ini mendapat atensi supaya Nadira bisa segera ditemukan.

Selain polisi, manajemen Telkom University juga berupaya mencari Nadira. Pihak orang tua Nadira telah mendatangi kampus pada Kamis (2/7/2026) untuk berkoordinasi dengan Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni (Ditmawa/KKA) guna mengumpulkan informasi pendukung.

"Telkom University telah berkoordinasi dan menjalin komunikasi dengan keluarga dan pihak terkait, guna mendukung proses pencarian dan memastikan penanganan dilakukan secara optimal sesuai kewenangan masing-masing," kata Head of Secretary and Public Relations Telkom University, Roosdiana Noor Rochmah.

"Penyebaran informasi pun tetap mengedepankan etika, menghormati privasi keluarga, serta tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," ungkap Diana menambahkan.

Sempat Muncul Keterangan yang Berbeda

Di tengah proses pencarian, muncul keterangan berbeda dari polisi dan pihak keluarga. Pada Jumat (3/7/2026), polisi mengkonfirmasi Nadira sudah ditemukan di daerah Majalaya, Kabupaten Bandung.

Informasi itu dibenarkan langsung Kapolsek Rancasari Kompol Herman Junaidi. Saat itu, ia menyatakan Nadira ada di rumah bibinya.

"Di daerah Majalaya," kata Herman via pesan singkat.

"Menurut orang tuanya ada di rumah bibinya. Namun karena ada masalah (alasan Nadira pergi)," ujarnya.

Namun kemudian, informasi ini dibantah pihak keluarga Nadira. Mereka menyatakan bahwa mahasiswi Fakultas Ilmu Terapan itu belum ditemukan.

"Sampai saat ini Nadira belum ditemukan," kata paman Nadira, Budhi Purnama via pesan singkat, Jumat (3/7/2026).

Budi juga menyinggung terkait informasi yang menyebut Nadira telah ditemukan di Majalaya. Pihak keluarga menyatakan hal tersebut merupakan miskomunikasi.

"Informasi terkait sudah ada di tantenya di Majalaya itu missed information," tambahnya.

Bahkan ironisnya, hingga 4 hari setelah dilaporkan hilang, Nadira tak kunjung ditemukan. Budhi Purwana menegaskan bahwa Nadira masih dalam proses pencarian intensif oleh pihak keluarga.

Pencarian Berakhir di Bandung

Setelah nyaris sepekan pencarian, Nadira akhirnya ditemukan di wilayah Kota Bandung pada Senin (6/7/2026) dini hari. Pihak keluarga mengonfirmasi kebenaran tersebut.

"Dengan penuh rasa syukur, kami pihak keluarga menginformasikan bahwa Nadira Az-Zahra telah ditemukan pada Senin dini hari, 6 Juli 2026 di Bandung. Ada orang baik yang menghubungi kami dan menjaga Nadira hingga saat ini. Kami telah memastikan kondisinya dalam keadaan baik," kata Budhi dalam keterangan tertuis yang diterima detikJabar.

Info mahasiswi Tel-U hilangInfo mahasiswi Tel-U hilang Foto: Istimewa

Budhi berterimakasih kepada semua pihak yang membantu melakukan pencarian Nadira.

"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian, aparat berwenang, media, serta seluruh masyarakat yang telah membantu dalam proses pencarian anak kami. Dukungan, doa, dan kepedulian yang diberikan sangat berarti bagi kami hingga akhirnya Nadira dapat kembali ditemukan," ujarnya.

"Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-setingginya kepada semua pihak yang telah membantu hingga akhirnya Nadira dapat ditemukan," tambahnya.

Rochmah memastikan, Telkom University telah melakukan komunikasi dan koordinasi secara intensif dengan pihak keluarga, serta pihak terkait guna mendukung proses pencarian dan memastikan setiap informasi dapat ditindaklanjuti dengan baik.

Telkom University menyampaikan rasa syukur atas ditemukannya Nadira dalam keadaan sehat serta mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepolisian Republik Indonesia, aparat berwenang, media massa, sivitas akademika, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan bantuan, doa, perhatian, dan dukungan selama proses pencarian berlangsung. Kepedulian dari berbagai pihak menjadi bagian penting hingga Nadira dapat kembali bersama keluarganya.

"Dengan telah ditemukannya Nadira, kami mengimbau kepada seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk menghentikan penyebarluasan informasi pencarian serta tetap menghormati privasi yang bersangkutan beserta keluarga," ujar Head of Secretary and Public Relations Roosdiana Noor Rochmah.

Motif Masih Didalami

Satreskrim Polrestabes Bandung masih mendalami penyebab Nadira meninggalkan rumah. Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan, pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kepergian Nadira.

"Untuk alasan, untuk sementara belum kami dapatkan secara pasti karena Ananda Nadira masih dalam kondisi belum bisa dimintai keterangan. Nanti mungkin akan kami mintai keterangan lebih lanjut terkait mengapa yang bersangkutan pergi dari kediaman," kata Anton di Mapolretabes Bandung, Senin (6/7/2026).

Disinggung apakah ada indikasi kejahatan dalam kejadian ini, Anton sebut hingga kini belum menemukan indikasi adanya tindak pidana, termasuk dugaan penculikan.

Pihaknya akan melakukan penyelidikan setelah kondisi Nadira memungkinkan untuk memberikan keterangan.

"Ya, sementara belum ada indikasi ke sana. Tapi kami tetap memastikan, nanti setelah Ananda Nadira sudah bisa dimintai keterangan, kami akan melakukan pendalaman lebih lanjut apakah ada indikasi tindak pidana dalam kejadian tersebut," jelasnya.

Halaman 2 dari 2
(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads