Slank Siap Hibur Warga Bandung Lewat Konser Spesial

Slank Siap Hibur Warga Bandung Lewat Konser Spesial

Rifat Alhamidi - detikJabar
Minggu, 05 Jul 2026 17:20 WIB
Sesi preskon konser Slank di Bandung
Sesi preskon konser Slank di Bandung (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Band legendaris Indonesia, Slank, dipastikan bakal menggelar konser istimewa di Kota Bandung, Jawa Barat. Bertajuk Konser HS Hey Slank Berani Kita Beda Tour sesi ke-8, Slank menyiapkan acara ini untuk mendukung semangat industri kreatif di Kota Kembang.

Slank dijadwalkan manggung pada Mingggu (5/7/2026) di Prabuwangi Park, Arcamanik, Kota Bandung pukul 19.00 WIB. Ada 3 local heroes alias grup musik asli Bandung yang diajak kolaborasi, yakni; DT09, Stand Here Alone (SHA) dan Preman Disko.

Manajer DT09, Reza, mengungkapkan antusiasmenya jelang manggung bareng Slank. Ia merasa mendapatkan ruang untuk bersuara lantang di atas panggung, tentang bagaimana kecintaan mereka kepada Persib Bandung sehingga hal-hal baik, kritik perubahan merasa perlu untuk terus digemakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami grup musik yang juga lahir dari grassroot, lahir dari tribun (Persib - Bandung), bobotoh (suporter Persib)," kata Reza saat sesi konferensi pers, beberapa jam sebelum panggung konser digelar.

ADVERTISEMENT

"Apalagi di Bandung ini kami melihat kurang regenerasi baru band-band lokal. Semoga HS jadi wadah berkembangnya band-band baru di Bandung," lanjutnya.

Mbenk yang merupakan pendiri, vokalis dan basis SHA bersyukur diajak kolaborasi HS di konser Hey Slank ini. Sekira sebulan sebelumnya, di Konser HS Hey Slank Palembang (sesi-7) SHA juga jadi line up artist yang manggung.

"Tentunya seneng banget, apalagi saya ini juga Slankers Kelapa Gading, dengerin Slank dari abang-abangan saya, saat itu album PLUR (Album Slank 2004). Jadi SHA ini tetap ada alur darahnya Slank, saya tidak akan pernah melewatkan momen ini," kata pria bernama asli Taufik Andryyansyah itu.

Timy, vokalis Preman Disco bercerita berdirinya grup musik itu lahir dari sinetron komedi Preman Pensiun. "Bahagia sekali kami diajak kolaborasi di event ini," katanya.

Manggung Pertama Kali dengan Formasi Baru

Bagi Slank, Bandung juga punya cerita istimewa tersendiri. Formasi personel Slank saat ini (formasi ke-14) yakni Kaka (vokal), Ivanka (bas), Bimbim (drum), Abdee (gitar), Ridho (gitar) yang terbentuk 1997, kali pertama manggungnya juga di Bandung.

"Saat itu di Sabuga tahun 1997 (manggung), formasi Slank yang saat ini pertama kali manggung ya di Bandung. Inget banget, saat itu ngecat-ngecat rambut sama Ivan," kata Ridho di sesi konferensi pers.

Kaka mengiyakan cerita Ridho. Bersama Abdee, duo gitaris personel baru Slank itu langsung dapat "PR" berat.

"Saat itu Ridho langsung dapat PR (ngulik) 30 lagu (untuk manggung di Bandung)," timpal Kaka.

Pada konser di Taman Prabuwangi itu selain Slank dan local heroes Bandung, turut berkolaborasi Tony Q Rastafara (Semarang), The Cloves and The Tobacco (Yogyakarta), The Sleting Down (Jakarta), Afterskema (Yogyakarta) dan Mahalara (Ciamis). Sebelum konser digelar, ada agenda riding komunitas motor terutama Vespa bareng Slank berkeliling Kota Bandung melintas tempat -tempat ikonik.

Sementara itu, sejak lama, Bandung dikenal sebagai salah satu pionir alternatif industri kreatif sebut saja fesyen distro hingga musik. Semangat berani berbeda dengan pakem kebanyakan, membuat pelaku industri kreatif di sana mampu tumbuh dan berkembang.

Direktur Komersial HS Tessa Arya Pradana bercerita, spirit kreatif, tumbuh dari grassroot musisi-musisi itu sejalan dengan perusahaannya saat ini.

"Spirit HS sangat relevan dengan Kota Bandung yang warga-warganya kreatif, berani membuat perubahan. Sejak saya kecil saya lihat fenomena ini di sini. Kami merasa kota ini sangat relevan dengan movements kami," ungkap Tessa yang juga asli Bandung itu.

"Jadi di tiap pagelaran, kami selalu libatkan band dari Bandung. Kami percaya local heroes kalau diberikan ruang, kesempatan, mereka akan bisa tumbuh berkembang," katanya.

Spirit berani beda yang di usung HS, di antaranya; berani mempekerjakan karyawan difabel, karyawan tak berpengalaman hingga mendukung UMKM khususnya karya Slankers untuk dipamerkan di tiap venue konser.




(ral/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads