Honda Alami Rugi Pertama Sejak 70 Tahun, Sang CEO Minta Maaf

Honda Alami Rugi Pertama Sejak 70 Tahun, Sang CEO Minta Maaf

Rangga Rahadiansyah - detikJabar
Minggu, 28 Jun 2026 16:00 WIB
Logo Honda.
Logo Honda (Foto: Doc. Newsbytes)
Jepang -

Honda Motor pertama kali mengalami kerugian, setelah hampir tujuh dekade. Sang CEO pun sampai turun langsung meminta maaf.

Dikutip Japan Today dan Asia Business Outlook, Presiden dan CEO Honda Motor Co., Toshihiro Mibe, telah disetujui oleh para pemegang saham untuk kembali menjadi dewan direksi. Mibe kembali dipercaya meski Honda mengalami kerugian bersih tahunan pertamanya setelah hampir 70 tahun.

Dalam pembukaan rapat, Mibe mengakui hasil keuangan perusahaan yang buruk. Dia meminta maaf kepada para pemegang saham atas kekhawatiran yang disebabkan oleh kerugian tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya ingin menyampaikan permintaan maaf saya yang terdalam kepada para pemegang saham kami atas kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang signifikan yang disebabkan oleh kerugian bersih yang tercatat dalam hasil keuangan tahun fiskal sebelumnya," katanya.

Kerugian Honda terkait dengan perombakan bisnis kendaraan listriknya. Produsen mobil tersebut melaporkan kerugian bersih sebesar 423,94 miliar yen untuk tahun fiskal 2025. Namun, perusahaan berharap untuk kembali meraih keuntungan pada tahun fiskal ini.

ADVERTISEMENT

Menghadapi melambatnya permintaan kendaraan listrik di Amerika Serikat, Honda menghentikan pengembangan tiga model kendaraan listrik untuk produksi di Amerika Utara.

Dalam rapat pemegang saham tahunan yang diadakan di Tokyo baru-baru ini, Mibe mengatakan sepenuhnya memahami kritik keras terhadap manajemen Honda atas keputusan tersebut.

Namun, CEO Honda tersebut menambahkan bahwa ia melihatnya sebagai tanggung jawabnya untuk dengan cepat mengembalikan Honda ke jalur pertumbuhan, terus menghadirkan produk mobilitasnya yang unik dan beragam ke dunia, dan memberikan hasil dengan segera.

Mibe juga mengungkapkan bahwa Honda terus berdiskusi dengan Nissan Motor Co dan Mitsubishi Motors Corp mengenai berbagai bidang, termasuk platform kendaraan berbasis perangkat lunak generasi berikutnya dan baterai.

Meskipun belum ada keputusan konkret yang diumumkan, CEO Honda itu mengatakan bahwa diskusi telah berjalan dengan baik dan Honda tetap menjaga hubungan baik dengan perusahaan-perusahaan tersebut.

Baca selengkapnya di sini.

(rgr/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads