Tabir kematian wanita berinisial R (53) di sebuah kamar hotel di Sukabumi mulai tersingkap. Hasil autopsi terhadap warga Cibinong, Kabupaten Bogor, tersebut menunjukkan adanya bekas kekerasan tumpul di area leher yang diduga kuat menjadi penyebab fatal kematiannya.
Dokter Forensik RSUD Syamsudin SH, Nurul Aida Fathiya mengungkapkan bahwa jenazah korban pertama kali diterima pihak rumah sakit pada sore hari sebelumnya, sekitar pukul 16.30 WIB. Saat dilakukan pemeriksaan awal oleh dokter jaga, kondisi tubuh korban sudah menunjukkan tanda pasti kematian seperti kaku dan lebam mayat.
"Kemudian memang ditemukan ada beberapa luka lecet di wajah. Jadi tidak ada yang mencurigakan ke arah yang lain. Akan tetapi, kemudian dari penyidik itu ada kecurigaan, bukan hanya terkait penyebab kematian akibat sakit, sehingga meminta untuk dilakukan otopsi," ujar dr. Aida kepada detikJabar di RSUD Syamsudin, Kota Sukabumi, Rabu (24/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses autopsi kemudian dilaksanakan pada pagi harinya sekitar pukul 08.00 WIB. Aida menjelaskan, meski dari luar tidak ditemukan adanya luka luar yang signifikan selain di wajah, tanda kekerasan fatal justru terungkap saat tim medis membuka rongga tubuh korban.
"Tapi pada saat dilakukan pembukaan rongga tubuh, ditemukan adanya banyak resapan darah pada daerah leher. Kemudian ditemukan juga adanya patah tulang rawan gondok. Sehingga itu menjadi bukti adanya kekerasan tumpul pada daerah leher," jelasnya.
Sementara itu, berdasarkan kondisi kaku dan lebam mayat saat pertama kali diperiksa oleh dokter umum, waktu kematian korban diperkirakan berada dalam rentang sekitar 12 jam sebelum pemeriksaan pertama dilakukan.
Saat disinggung mengenai kemungkinan adanya tindakan pencekikan atau tekanan kuat dari luar oleh seseorang, Aida menegaskan bahwa kekerasan tumpul pada area vital seperti leher memang sangat mematikan.
"Kekerasan tumpul di leher sudah pasti bisa menimbulkan kematian ya. Ya kekerasan tumpul mau apapun, mau dengan benda, atau misalnya bisa juga dengan tangan seseorang, itu bisa saja. Mungkin itu nanti didalaminya sama dari tim penyidik," pungkasnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dugaan pembunuhan termasuk pengejaran terhadap terduga pelaku.
"Atensi, kita kejar terhadap terduga pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Hartono.
Simak Video "Video: Ada Chat Eks Suami yang Dirasa Janggal Sebelum Bocah NS Tewas!"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
