Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PKS, Dody Hikmawan, menghadiri pembukaan Program Kerja Sementara Padat Karya Tahun 2026 di Kantor Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang diselenggarakan di wilayah Kelurahan Cilendek Barat tersebut merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Bogor dalam menyediakan kesempatan kerja sementara bagi masyarakat. Program ini sekaligus bertujuan mendukung penanganan berbagai permasalahan sosial dan lingkungan di wilayah setempat.
Program Padat Karya Tahun 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, terhitung mulai tanggal 17 hingga 27 Juni 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 100 warga Kelurahan Cilendek Barat yang tergolong dalam kelompok masyarakat Desil 1 hingga Desil 5 dilibatkan sebagai tenaga kerja. Setiap peserta menerima upah sebesar Rp120.000 per hari selama masa program berlangsung.
Program ini merupakan realisasi aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Kota Bogor, H. M. Dody Hikmawan. Dalam pelaksanaannya, program ini berada di bawah koordinasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor.
Guna memastikan kelancaran program, Disnaker bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Sosial (Dinsos), pihak Kelurahan Cilendek Barat, serta Kecamatan Bogor Barat.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor, Adi Novian, menyatakan bahwa program tersebut adalah langkah konkret pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi serta menekan angka pengangguran.
"Program ini merupakan bagian dari upaya membantu mengentaskan kemiskinan di Kota Bogor. Saat ini masih terdapat lebih dari 48.000 warga Kota Bogor yang menganggur. Karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan berbagai program yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," ujar Adi Novian dalam sambutannya.
Pada kesempatan yang sama, Dody Hikmawan menegaskan bahwa Program Kerja Sementara Padat Karya merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah bersama DPRD dalam menjawab tantangan ekonomi yang dihadapi warga.
Menurut Dody, selain memberikan tambahan penghasilan bagi para peserta, program ini juga memberikan dampak positif bagi lingkungan melalui berbagai aktivitas pembenahan wilayah yang dilakukan selama masa padat karya.
"Dengan adanya program ini, Pemerintah Kota Bogor bersama DPRD hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi warga. Mudah-mudahan Program Pemberian Kerja Sementara ini dapat sedikit membantu perekonomian masyarakat, sekaligus menjaga lingkungan agar lebih bersih, tertata, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas," kata Dody.
Program Padat Karya ini menjadi salah satu instrumen penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat sistem perlindungan sosial yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat secara langsung.
Melalui skema tersebut, warga tidak hanya mendapatkan penghasilan tambahan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam kegiatan yang meningkatkan kualitas hidup serta kebersihan lingkungan di sekitar mereka.
Dody berharap pelaksanaan Program Kerja Sementara Padat Karya Tahun 2026 di Kelurahan Cilendek Barat ini dapat berjalan dengan optimal. Ia juga berharap program ini menjadi stimulus bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang masuk dalam kategori rentan dan berpenghasilan rendah.
Simak Video "Video Apresiasi Pemda Berprestasi: Bengkulu Juara Terbaik Turunkan Pengangguran"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)
