Pergantian kepemimpinan di tubuh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kota.
Momentum tersebut berlangsung dalam Musyawarah Kota (Mukota) VIII Kadin Kota Bogor yang digelar di The Podium Function Spaces, Lippo Ekalokasari Plaza, Kamis (18/6/2026). Dalam agenda tersebut, Arwinsyah Putra resmi dikukuhkan dan dilantik sebagai Ketua Kadin Kota Bogor periode 2026-2031.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar kepengurusan baru mampu memperkuat peran Kadin sebagai motor penggerak dunia usaha di Kota Bogor.
"Selamat dan sukses kepada Arwinsyah Putra yang diamanahkan sebagai nahkoda baru Kadin Kota Bogor. Semoga di bawah kepemimpinan Kang Arwinsyah, sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder yang ada di Kota Bogor makin bagus," ujar Adityawarman.
Menurutnya, tantangan pembangunan daerah ke depan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha yang tergabung dalam Kadin. Karena itu, ia menilai hubungan yang erat antara organisasi pengusaha, pemerintah daerah, dan DPRD menjadi salah satu kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Adityawarman menegaskan Kadin memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, membuka peluang investasi, serta mendorong lahirnya berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu, ia mengajak seluruh pengurus Kadin yang baru dilantik agar terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan unsur legislatif maupun eksekutif demi mempercepat pembangunan Kota Bogor.
Selain menyampaikan harapan kepada kepengurusan baru, Adityawarman juga memberikan apresiasi kepada Ketua Kadin Kota Bogor periode sebelumnya, Bagus Maulana Muhammad, yang dinilai telah memberikan kontribusi selama masa kepemimpinannya.
Ia menilai kepengurusan sebelumnya telah meletakkan fondasi organisasi yang kuat dan menjadi modal penting bagi kepengurusan selanjutnya untuk terus berkembang.
"Semoga mendapatkan kesuksesan dan keberkahan di pengabdian berikutnya," tambahnya.
Mukota VIII Kadin Kota Bogor juga menjadi ajang konsolidasi berbagai elemen yang memiliki perhatian terhadap perkembangan ekonomi daerah. Dukungan terhadap kepengurusan baru terlihat dari kehadiran sejumlah anggota DPRD Kota Bogor lintas komisi yang turut menyaksikan prosesi pelantikan.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Ahmad Aswandi, Anggota Komisi III Karina Soebakti, Anggota Komisi II Heri Cahyono, Abdul Kadir Hasbi Alatas, Anita Primasari Mongan, serta Wakil Ketua Komisi IV Asep Nadzarullah.
Dengan kepengurusan baru yang telah terbentuk, Kadin Kota Bogor diharapkan mampu menjadi jembatan yang semakin kuat antara dunia usaha dan pemerintah, sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta pembangunan Kota Bogor dalam lima tahun ke depan.
