Ini Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa Barat

Bima Bagaskara - detikJabar
Sabtu, 20 Jun 2026 09:20 WIB
Ilustrasi mati lampu (Foto: Rindy Nurjanah/detikJabar)
Bandung -

Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Barat dalam beberapa hari terakhir akhirnya mendapat penjelasan dari PT PLN (Persero). Gangguan pasokan listrik yang dikeluhkan masyarakat itu disebut dipicu masalah teknis pada sistem pembangkit listrik di Jawa.

Akibat pemadaman tersebut, berbagai aktivitas masyarakat terganggu. Mulai dari usaha kecil yang terhenti, layanan publik yang terdampak, kesulitan memperoleh air bersih karena pompa tidak berfungsi, hingga aktivitas belajar dan bekerja yang bergantung pada internet.

Manager Komunikasi PLN UID Jawa Barat, Nurmalitasari, mengatakan kondisi sistem kelistrikan Jawa saat ini masih berada dalam kondisi terkendali. Namun PLN terpaksa menerapkan manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah demi menjaga keandalan pasokan listrik secara keseluruhan.

"PT PLN (Persero) menyampaikan bahwa sistem kelistrikan Jawa saat ini beroperasi dan terkendali secara baik. Namun demikian, untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah," kata Nurmalitasari dalam keterangan resminya.

Menurut dia, langkah tersebut dilakukan karena adanya gangguan pada operasional pembangkit listrik. Bahkan, dua unit pembangkit besar dilaporkan tidak dapat beroperasi sementara sehingga kapasitas pasokan listrik ke sistem menurun.

"Langkah tersebut dilakukan karena terdapat kendala teknis operasional pembangkit serta ada dua unit pembangkit besar yang mengalami gangguan sehingga tidak beroperasi sementara dan menurunkan kemampuan sistem pasokan listrik," ujarnya.

PLN saat ini terus melakukan berbagai upaya untuk mempercepat pemulihan sistem. Salah satunya dengan mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain agar kebutuhan listrik masyarakat tetap dapat terpenuhi.

"PLN terus bekerja sama melakukan percepatan pemulihan, mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain, serta melakukan pengaturan operasi sistem guna menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik serta meminimalkan dampak kepada pelanggan," tuturnya.

Nurmalitasari memastikan kebijakan pemadaman bergilir yang dilakukan PLN hanya bersifat sementara. Seiring membaiknya kondisi pasokan listrik, manajemen beban akan dihentikan secara bertahap.

"PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Manajemen beban ini bersifat sementara dan akan segera dihentikan secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi pasokan sistem," katanya.




(bba/yum)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork