Traffic light atau lampu merah di perempatan Samsat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung akhirnya berfungsi secara normal. Setelah sempat padam, lampu merah itu kembali menyala untuk mengurai arus lalu lintas.
Pantauan detikJabar di lokasi, Jumat (19/6/2026), lampu merah kembali menyala sekitar pukul 15.35 WIB. Petugas yang mengatur lalu lintas pun akhirnya bisa rehat dari tugasnya setelah mengatur laju kendaraan secara manual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah, sudah nyala lagi tadi. Semuanya udah nyala lagi," kata Riyan (31) warga sekitar saat berbincang dengan detikJabar.
Listrik padam di kawasan ini dilaporkan terjadi sejak pukul 12.00 WIB. Kemacetan pun tak terhindarkan akibat pengaturan lalu lintas hanya bisa dilakukan secara manual.
"Rada plong lah bisa nyala lagi mah. Mudah-mudahan yang lain juga bisa normal lagi," pungkasnya.
Sebelumnya, Kadishub Kota Bandung Rasdian mengatakan, berdasarkan informasi yang ia terima, pemadaman terjadi dari pukul 12.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Pengaturan manual pun dilakukan karena lampu merah di Kota Bandung belum menggunakan solar cell.
"Iya, pemadaman dari sananya, pemadaman arus ini PLN. Jadi berpengaruh ke kita. Karena yang penggunaan solar cell-nya kan nggak ada kita mah, semuanya konvensional," katanya.
Selain di Jalan Soekarno-Hatta, lampu merah yang mati terjadi di kawasan Buahbatu hingga Jalan Riau. Menurutnya, pengaturan manual terpaksa dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan yang panjang.
"Karena kalau kita ngandelin sollar cell, enggak bisa itu. Kalau mati lampu otomatis jadi blank, jadi mati kita mah semuanya konvensional," pungkasnya.
Simak Video "Video: Bos PLN Hadap Prabowo, Lapor Listrik di Pulau Jawa Mulai Membaik"
[Gambas:Video 20detik] (ral/mso)
