Alun-alun Bandung hingga kini masih tertutup untuk umum. Padahal, fasilitas publik di jantung Kota Bandung tersebut merupakan destinasi wisata yang kerap diburu wisatawan setiap akhir pekan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membeberkan alasan utama di balik penutupan Alun-alun Bandung. Ternyata, ia sendirilah yang menginstruksikan agar tempat tersebut ditutup lantaran menilai adanya kesalahan pada proyek pengerjaannya.
"Alun-alun teh gini, kenapa saya tutup waktu itu, karena pekerjaan dari renovasinya jelek. Makanya saya tutup," kata Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis (18/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alun-alun Bandung sempat dibuka pada akhir tahun 2025. Kawasan ini baru saja mendapat sentuhan revitalisasi dengan kucuran anggaran Rp 2,8 miliar untuk tahap pertama dan Rp 4 miliar untuk tahap kedua.
Namun setelah dibuka, operasional Alun-alun Bandung tidak bertahan lama. Fasilitas itu kembali ditutup karena Farhan menganggap kontraktor proyeknya bermasalah.
"Bukan apa-apa, saya kan minta diperbaiki lagi. Terus terang, ini sebetulnya kesalahan dari, pemberi dan pelaksana pekerjaan. Jadi saya minta perbaiki dulu," tegasnya.
"Ingat nggak, waktu liburan akhir tahun 2025, kan dibuka. Karena baru, raruksak. Karena memang pekerjaannya jelek," tambahnya.
Farhan belum bisa memastikan kapan Alun-alun Bandung kembali dibuka. Ia menginginkan tempat tersebut diperbaiki total agar lebih nyaman saat dikunjungi wisatawan. "Pokoknya sampai betul-betul selesai dan layak," pungkasnya.
Simak Video "Video: H+3 Lebaran, Wisatawan Padati Taman Alun-alun Bandung"
[Gambas:Video 20detik] (ral/mso)
