Truk Sumbu Tiga Diminta Tak Lewat Kawasan Pendidikan Jatinangor

Dwiky Maulana Vellayati - detikJabar
Rabu, 17 Jun 2026 16:41 WIB
Kawasan Jalan Jatinangor (Foto: Istimewa).
Sumedang -

Seluruh truk sumbu tiga diimbau untuk tidak melintasi area Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Hal itu dilakukan untuk menjaga keselamatan karena lokasi tersebut merupakan kawasan pendidikan.

Imbauan tersebut disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir sebagai tindak lanjut atas berbagai aspirasi dan masukan dari masyarakat, termasuk para mahasiswa dan dosen di kawasan pendidikan Jatinangor yang selama ini kerap terdampak padatnya lalu lintas kendaraan besar.

"Berdasarkan aspirasi masyarakat, mahasiswa, dan para dosen, kami mengimbau kendaraan besar, khususnya truk sumbu tiga, untuk tidak melewati kawasan pendidikan Jatinangor. Hal ini demi menjaga keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta kelancaran lalu lintas di kawasan yang aktivitas pendidikannya sangat padat," ujar Dony, Rabu (17/6/2026).

Dony menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh pengusaha angkutan dan pemilik kendaraan berat agar memanfaatkan akses Jalan Tol Cisumdawu yang telah tersedia.

Bagi kendaraan besar dari arah Bandung menuju Sumedang maupun Cirebon, diharapkan masuk melalui Gerbang Tol Cileunyi dan melanjutkan perjalanan melalui Tol Cisumdawu tanpa melewati kawasan Jatinangor. Sebaliknya, kendaraan dari arah Sumedang menuju Bandung dapat masuk melalui Gerbang Tol Pamulihan menuju Cileunyi.

"Kami berharap para pengusaha dan pengemudi kendaraan besar dapat memanfaatkan tol. Dengan masuk dari Cileunyi atau Pamulihan, biaya tol yang dikeluarkan tidak terlalu memberatkan, namun manfaatnya sangat besar untuk mengurangi kepadatan dan meningkatkan keselamatan masyarakat di Jatinangor," katanya.

Menurutnya, penggunaan Tol Cisumdawu oleh kendaraan berat tidak hanya mengurangi kepadatan di kawasan pendidikan Jatinangor, tetapi juga menjadi solusi untuk menghindari titik rawan kemacetan lainnya seperti kawasan Cadas Pangeran.

"Harapan kami, kendaraan besar bisa beralih menggunakan tol sehingga masyarakat dapat menikmati kondisi lalu lintas yang lebih aman, nyaman, dan lancar, baik di kawasan Jatinangor maupun jalur menuju Sumedang," pungkasnya.

Simak Video "Video: Kakorlantas Dorong Pembentukan Asosiasi Ojol Nusantara"


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork