Warga yang tinggal di sekitar aliran Sungai Cimandiri, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi kembali dihebohkan dengan kejadian kemunculan buaya yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 4 meter.
Berikut fakta-fakta dalam kejadian ini:
Kesaksian Warga
Warga setempat bernama Udon mengatakan, predator ini kerap meresahkan masyarakat karena sering mondar-mandir di dekat area peternakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selaon itu menurut Udon, buaya itu terpantau berdiam diri di aliran Sungai Cimandiri, tepatnya di belakang pabrik es, Desa Jayanti.
"Kejadiannya kemarin, kadang di dekat peternakan ayam, kadang di peternakan sapi di bawah dia diamnya. Penampakan ini memang sering bikin heboh warga," ungkap Udon menceritakan posisi buaya tersebut kepada detikJabar, Senin (15/6).
Dijadikan Tempat Kawin
Udon menduga bahwa buaya-buaya tersebut sudah menjadikan kawasan aliran sungai itu sebagai tempat berkembang biak. Menurut pantauan warga, buaya yang mendiami area tersebut tidak hanya satu.
"Kemungkinan besar buaya di sungai itu beranak. Kalau dilihat dari ukurannya yang beda-beda saat muncul, kemungkinan jumlahnya lebih dari empat ekor yang ada di sekitar sini," tambah Udon mempertegas kekhawatiran warga.
Terekam Kamera HP
Detik-detik penampakan salah satu buaya tersebut juga sempat terekam kamera ponsel warga dari tepi sungai. Dalam video berdurasi sekitar 30 detik itu, sang perekam memberikan peringatan keras.
"Tah, penampakan buaya di Sungai Cimandiri. Hati-hati yang suka mancing, yang suka jala ikan di Cimandiri. Nah, buaya muncul lagi nih di belakang pabrik es, Caringin, Jayanti. Hati-hati yang suka beraktivitas di Sungai Cimandiri," ucap si perekam video memperlihatkan buaya yang berenang tenang di permukaan air kecokelatan.
Resahkan Warga Lain
Keresahan serupa juga diungkapkan oleh Nanan, warga Kampung Mariuk. Nanan sudah mafhum dan mengetahui betul rekam jejak keberadaan buaya di aliran Sungai Cimandiri tersebut. Ia mewanti-wanti masyarakat agar tidak sembrono saat berada di dekat air.
"Buaya di aliran sungai itu memang ada dan warga di sini sudah tahu. Makanya, saya sangat mengimbau warga, terutama yang sering beraktivitas di aliran sungai untuk ekstra waspada. Termasuk juga para pemancing atau yang cari ikan, jangan sampai lengah," tegas Nanan.
Bukan Pertama Kali Terjadi
Dari sejumlah catatan detikJabar, kemunculan buaya di muara maupun aliran Sungai Cimandiri bukanlah fenomena baru. Aliran Sungai Cimandiri sejak lama memang dikenal sebagai habitat alami bagi buaya muara (Crocodylus porosus) di wilayah selatan Sukabumi.
Buaya-buaya ini sering kali naik ke bantaran sungai untuk berjemur (basking) atau terbawa arus saat debit air sungai meningkat.
Pihak terkait, termasuk kepolisian dan relawan setempat, secara konsisten selalu mengingatkan masyarakat untuk menjaga jarak aman dari bibir sungai dan tidak mengganggu habitat satwa liar tersebut guna menghindari konflik fatal antara manusia dan buaya.
(wip/yum)
